Pesawat Arab Saudi Dipaksa Mendarat di Kupang, Kru Pesawat Masih Jalani Pemeriksaan

Kompas.com - 04/11/2014, 03:50 WIB
|
EditorPalupi Annisa Auliani
KUPANG, KOMPAS.com - TNI AU masih memeriksa enam kru pesawat jet Gulfstream HZ-103 milik Pemerintah Arab Saudi yang dipaksa mendarat di Pangkalan TNI Angkatan Udara El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur, Senin (3/11/2014).

Kepala Penerangan Lanud El Tari Kupang Kapten Sigit, Senin malam mengatakan pemeriksaan masih berlangsung hingga pukul 22.00 Wita. Menurut Sigit, enam kru yang diperiksa tersebut yakni pilot Waleed Abdul Aziz dan Abdullah Aziz Ibrahim, dua co-pilot yakni Muhammed Suliman dan Muhammed Saud, serta pramugari Kaitouni Oulaya dan Safa.

“Sampai malam ini kru pesawat masih dalam penanganan,” beber Sigit. Dia mengatakan Pesawat tersebut mengangkut tujuh penumpang dalam penerbangan dari Arab Saudi tujuan Australia. Pesawat mengangkut tim pendahulu yang akan mempersiapkan kunjungan pangeran Kerajaan Arab Saudi ke Australia.

Pesawat dipaksa turun oleh dua pesawat tempur TNI Angkatan Udara karena melintasi wilayah udara Indonesia tanpa izin. Diberitakan sebelumnya Pesawat jet jenis Gulfstream HZ-103 milik Saudi Arabian Airlines dipaksa mendarat di Bandara El Tari, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) oleh dua pesawat tempur TNI AU jenis Sukhoi SU-27/30MKI Flankers.

Pesawat asal Arab Saudi yang memuat 13 orang terdiri dari tujuh penumpang, dua pilot, dua co-pilot, dan dua pramugari, melintasi wilayah udara Indonesia di bagian Selatan Kupang tanpa izin sehingga dikejar Sukhoi dan dipaksa mendarat.

Komandan operasi TNI AURI pangkalan TNI AU Eltari kupang Andi Wijaya kepada Kompas.com, Senin (3/11/2014) mengatakan pesawat dan penumpangnya masih ditahan dan sementara diinterogasi sejak pukul 14.47 Wita.

“Pesawat ini dipaksa turun oleh dua pesawat Shukoi jenis SU30 dari Makasar yang melakukan pengejaran pesawat asal Arab Saudi itu. Tujuh orang penumpang pesawat tersebut diketahui berasal dari pemerintah Arab Saudi,” beber Andi. Pesawat ini, imbuh dia, diketahui sempat singgah dua hari di Singapura sebelum melanjutkan penerbangan ke Australia ini.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.