Terlihat Kelelahan, Susi Disodori Kopi Hitam oleh Nelayan

Kompas.com - 01/11/2014, 14:19 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti, meminum segelas kopi yang disuguhkan nelayan saat kunjungannya ke TPI Pangandaran, Sabtu (1/11/2014). KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHAMenteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti, meminum segelas kopi yang disuguhkan nelayan saat kunjungannya ke TPI Pangandaran, Sabtu (1/11/2014).
|
EditorErlangga Djumena

PANGANDARAN, KOMPAS.com — Saat melakukan kunjungan ke tempat pelelangan ikan (TPI) di Pangandaran, Sabtu (1/11/2014), Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti tiba-tiba disodori segelas kopi hitam oleh seorang nelayan. Sang menteri yang sedang dikerumuni warga setempat dan para wartawan pun menerima kopi tersebut.

"Tadi ibu Susi kecapean, saya nawarin kopi. Ibu inginnya kopi hitam saja katanya," terang Enung (51), salah seorang warga yang menyuguhkan kopi tersebut kepada menteri perempuan yang diketahui biasa berjalan cepat tersebut.

Menteri Susi bersama anak serta rombongannya duduk di sebuah tembok di pinggir gedung TPI. Dengan terlihat santai dan keringat bercucuran di wajahnya, Susi pun menerima warga yang hendak bersalaman dengan dirinya secara bergantian.

Warga pun rela berdesak-desakan hanya untuk bisa bertemu dan bersalaman dengan Menteri Susi. Sesekali, Susi pun meminum kopi hitam dengan gelas biasa yang dipakai oleh pedagang warung kopi yang berderet di pinggir pantai.


"Ibu sudah biasa dari dulu nongkrong di TPI. Emang begitu gayanya, apa adanya, sambil ngopi," tambah Enung.

Setelah bercengkerama sekitar setengah jam di lokasi TPI, Menteri Susi pun melanjutkan agendanya untuk menghadiri acara dialog resmi dengan warga Pangandaran di kawasan pesisir Pantai Pamugaran, Pangandaran.

Sampai sekarang, acara dialog langsung ini pun masih berlangsung dengan pembahasan masalah kelautan dan pembangunan kawasan Pangandaran.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Baru 6 Polisi yang Bawa Senpi Saat Amankan Demo di Kendari, Jalani Persidangan hingga Uji Balistik di Luar Negeri

Fakta Baru 6 Polisi yang Bawa Senpi Saat Amankan Demo di Kendari, Jalani Persidangan hingga Uji Balistik di Luar Negeri

Regional
Terungkap, 3 Polisi Lepasakan Tembakan Saat Demo Mahasiswa Kendari

Terungkap, 3 Polisi Lepasakan Tembakan Saat Demo Mahasiswa Kendari

Regional
Viral Polisi Langgar Sistem Satu Arah, Atasan Minta Maaf

Viral Polisi Langgar Sistem Satu Arah, Atasan Minta Maaf

Regional
Diduga Langgar Kode Etik, Anggota KIP Lhokseumawe Dilapor ke DKPP

Diduga Langgar Kode Etik, Anggota KIP Lhokseumawe Dilapor ke DKPP

Regional
Aktivitas Erupsi Gunung Tangkuban Parahu Mulai Menurun, Status Tetap Waspada

Aktivitas Erupsi Gunung Tangkuban Parahu Mulai Menurun, Status Tetap Waspada

Regional
Ini Strategi Pemdaprov Jabar Pertahankan Gelar Primadona Investasi

Ini Strategi Pemdaprov Jabar Pertahankan Gelar Primadona Investasi

Regional
Fakta Guru Silat Cabuli 5 Murid sejak 2016, Modus Pijat Peregangan Otot hingga Dijerat UU Perlindungan Anak

Fakta Guru Silat Cabuli 5 Murid sejak 2016, Modus Pijat Peregangan Otot hingga Dijerat UU Perlindungan Anak

Regional
Polisi yang Bawa Senjata Api Saat Demo yang Tewaskan Mahasiswa Kendari Disidang

Polisi yang Bawa Senjata Api Saat Demo yang Tewaskan Mahasiswa Kendari Disidang

Regional
Fakta Terbaru OTT Wali Kota Medan, Harta Rp 20 M hingga Setoran untuk Tutupi Biaya ke Jepang

Fakta Terbaru OTT Wali Kota Medan, Harta Rp 20 M hingga Setoran untuk Tutupi Biaya ke Jepang

Regional
Di Daerah Ini Polisi Dilarang Berkumis dan Brewok, Melanggar Langsung Dicukur

Di Daerah Ini Polisi Dilarang Berkumis dan Brewok, Melanggar Langsung Dicukur

Regional
Agar Pelajar Tak Demo Saat Pelantikan Presiden, 400 Kepala Sekolah Se-Cianjur Dikumpulkan

Agar Pelajar Tak Demo Saat Pelantikan Presiden, 400 Kepala Sekolah Se-Cianjur Dikumpulkan

Regional
Lepas Kendali, Mobilio 'Nyungsep' di Persimpangan Lampu Merah

Lepas Kendali, Mobilio "Nyungsep" di Persimpangan Lampu Merah

Regional
Fakta Terkini Pasca-rusuh di Penajam Paser Utara, Situasi Kondusif hingga 3 Pelaku Ditangkap

Fakta Terkini Pasca-rusuh di Penajam Paser Utara, Situasi Kondusif hingga 3 Pelaku Ditangkap

Regional
Kisah Suyati Rawat Ibu dan Anak yang Lumpuh, Tak Mampu Beli Pembalut hingga Berharap Belas Kasih Tetangga

Kisah Suyati Rawat Ibu dan Anak yang Lumpuh, Tak Mampu Beli Pembalut hingga Berharap Belas Kasih Tetangga

Regional
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Talaud, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Talaud, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X