Balai Karantina Lampung Sita 400 Lembar Kulit Ular Sanca

Kompas.com - 27/10/2014, 18:41 WIB
Warga Cipinang Jaya menemukan ular sanca sepanjang 5 meter. Ular itu ditemukan saat hendak naik dari bantaran sungai ke permukiman warga, Rabu (5/2/2014) malam. WARTA KOTA/WAHYU AJIWarga Cipinang Jaya menemukan ular sanca sepanjang 5 meter. Ular itu ditemukan saat hendak naik dari bantaran sungai ke permukiman warga, Rabu (5/2/2014) malam.
|
EditorFarid Assifa
BANDARLAMPUNG, KOMPAS.com - Balai Karantina Kelas IA Bandarlampung mengamankan paket ekspedisi yang mengangkut ratusan kulit ular Sanca Kembang.

Penanggung Jawab Balai Karantina Pertanian Wilayah Kerja Bakauheni, drh Azhar mengatakan, paket kulit ular sebanyak empat koli atau 400 lembar itu dikirim melalui ekspedisi Indah Cargo berpelat nomor BM 8085 QU, dari Palembang menuju Surabaya.

"Tangkapan ini hasil operasi kerja sama dengan Polres Lampung Selatan pada Minggu malam kemarin. Pengiriman satwa dilindungi itu tidak dilengkapi dokumen resmi, makanya kami tahan," kata Azhar saat dihubungi pada Senin (27/10/2014).

Pihaknya menyita barang tersebut sampai ada pemiliknya yang datang untuk memenuhi perlengkapan dokumen yang diperlukan.


"Kami menunggu sampai tujuh hari. Selebihnya, jika tidak ada yang mengurusnya, maka kami akan serahkan barang ini pada pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Lampung karena ini menyangkut satwa dilindungi," tandas Azhar.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diprediksi Lawan Kotak Kosong di Pilkada Wonogiri, Jekek-Sriyono Tak Siapkan Banyak Uang

Diprediksi Lawan Kotak Kosong di Pilkada Wonogiri, Jekek-Sriyono Tak Siapkan Banyak Uang

Regional
Tak Lagi Diusik, Pemkab Ciamis Didesak Terbitkan Buku Sejarah Galuh

Tak Lagi Diusik, Pemkab Ciamis Didesak Terbitkan Buku Sejarah Galuh

Regional
Direkomendasikan PDI-P untuk Pilkada Lamongan, Begini Komentar Sholahuddin

Direkomendasikan PDI-P untuk Pilkada Lamongan, Begini Komentar Sholahuddin

Regional
Mentan Syahrul Yasin Limpo Lepas Ekspor Komoditas Sumut Senilai Rp 79,6 Miliar

Mentan Syahrul Yasin Limpo Lepas Ekspor Komoditas Sumut Senilai Rp 79,6 Miliar

Regional
Mengendarai Motor Saat Mabuk, Petugas Satpol PP Tabrak Angkot

Mengendarai Motor Saat Mabuk, Petugas Satpol PP Tabrak Angkot

Regional
Penumpang Minibus yang Terguling di Tol Jombang Berasal dari Mojokerto

Penumpang Minibus yang Terguling di Tol Jombang Berasal dari Mojokerto

Regional
Khofifah Ucapkan Selamat untuk Persebaya Surabaya

Khofifah Ucapkan Selamat untuk Persebaya Surabaya

Regional
Pengakuan Polisi Gadungan di Palembang yang Tipu Pacarnya Seorang TKI

Pengakuan Polisi Gadungan di Palembang yang Tipu Pacarnya Seorang TKI

Regional
Sewakan Kamar Kontrakan untuk Praktik Prostitusi, IRT di Cianjur Dibui

Sewakan Kamar Kontrakan untuk Praktik Prostitusi, IRT di Cianjur Dibui

Regional
Dikritik Wapres soal Angka Kemiskinan, Ini Tanggapan Gubernur NTB

Dikritik Wapres soal Angka Kemiskinan, Ini Tanggapan Gubernur NTB

Regional
Tipu Seorang TKI, Polisi Gadungan di Palembang Ditangkap

Tipu Seorang TKI, Polisi Gadungan di Palembang Ditangkap

Regional
Drama Perampokan Toko di Prabumulih, Penjaga Toko dan Bayi 10 Bulan Disekap Selama 1 Jam

Drama Perampokan Toko di Prabumulih, Penjaga Toko dan Bayi 10 Bulan Disekap Selama 1 Jam

Regional
Naik Angkot, Paslon Independen Pilkada Samarinda Hantar 59 Boks Syarat Dukungan

Naik Angkot, Paslon Independen Pilkada Samarinda Hantar 59 Boks Syarat Dukungan

Regional
Surya Paloh Instruksikan Seluruh Kader Nasdem Dukung RUU Omnibus Law

Surya Paloh Instruksikan Seluruh Kader Nasdem Dukung RUU Omnibus Law

Regional
Komandan TNI di Medan Terbukti Nikahi Siri Istri Orang, Divonis 8 Bulan Penjara

Komandan TNI di Medan Terbukti Nikahi Siri Istri Orang, Divonis 8 Bulan Penjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X