Lontarkan Pernyataan Rasis, Kepala Imigran Kupang Dikecam di Media Sosial

Kompas.com - 25/10/2014, 20:54 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
|
EditorDesy Afrianti
KUPANG, KOMPAS.com - Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Silvester Sili Laba dikecam di media sosial. Dia dikecam setelah mengeluarkan pernyataan berbau rasis di sebuah koran lokal, Selasa (21/10/2014) lalu.

Dalam grup di Facebook Viktor Lerik Bebas Bicara, ratusan member mengutuk pernyataan Silvester. Pemilik grup sekaligus admin, Viktor Lerik mengaku sangat geram dengan perkataan yang sangat menyakitkan bagi warga tiga suku besar di NTT yakni Timor, Sumba dan Alor.

"Veki (Viktor Lerik) betul-betul marah sekarang. Sangat tidak pantas seorang pejabat keluarkan pernyataan rasis seperti itu. Veki sangat marah sekarang," tulis akun Viktor Lerik.

"Ini pernyataan yang rasis. Membawa-bawa suku dalam pekerjaan. Saya tantang ini. Saya tuntut dia untuk segera minta maaf. Kalau tidak, saya akan tuntut dia secara lembaga. Sebagai seorang kepala kantor, dia tidak boleh mengeluarkan pernyataan seperti ini, tetapi harus memberikan solusi," tulis Viktor Lerik lagi.

Viktor yang juga anggota DPRD NTT, mengatakan bahwa Silvester akan dipanggil menghadap dewan, Senin (27/10/2014) nanti.

Sementara itu akun Hans Deta Kaka, menyebut, pernyataan Kepala Imigrasi Kupang ini mirip dengan penghinaan rasis yang dilakukan oleh Florence Sihombing, terhadap warga Yogyakarta. [Baca: Kasus Terus Berjalan, Florence Segera Jalani Sidang]

Kata dia, Florence bilang orang Yogya itu miskin, tolol, dan tak berbudaya. Akibatnya fatal, selain kena sanksi dari UGM tempatnya menimba ilmu, Florence juga dilaporkan ke polisi dan merasakan dinginnya jeruji penjara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Bedanya Florence dengan Kepala Dinas Imigrasi Kupang itu, Florence hanya menghina orang Yogya saja, sedangkan Kepala Imigrasi Kupang ini ada tiga suku yang dia hina, Timor, Sumba, dan Alor.

Selain itu, Florence telah berbesar hati meminta maaf kepada rakyat Yogya atas kekhilafannya melontarkan pernyataan rasis yang melukai hati dan perasaan orang Yogya. Sedangkan Silvester, jangankan minta maaf, sampai saat ini batang hidungnya pun sonde (tidak) muncul lai (lagi)," tulis Hans Deta Kaka.

Untuk diketahui, pernyataan Silvester muncul ketika diwawancarai oleh wartawan media lokal terkait penerbitan paspor palsu milik tiga orang tenaga kerja asal Alor yang ditelantarkan di Batam oleh pihak perekrut.

Silvester mengaku tidak ada pengurusan paspor ilegal di kantornya. Padahal, pada paspor para tenaga kerja itu ada cap asli milik Imigrasi Kupang. Sementara para tenaga kerja mengaku tidak pernah mengurus paspor di Kantor Imigrasi.

"Mereka mudah ditipu karena kualitas SDM mereka rendah dan lemah. Kalau kami orang Larantuka itu tidak mudah dijual. Biasanya yang kena tipu itu orang Timor, orang Sumba dan apalagi orang Alor," kata Silvester Sili Laba.

Pernyataan itu yang memicu kemarahan warga melalui Facebook. Informasi yang berhasil dihimpun Kompas.com, ada sejumlah warga yang nekat mencari Silvester di kantornya, namun yang bersangkutan malah mencoba menghindar. Kompas.com berusaha untuk menghubungi Silvester Sili Laba melalui nomor ponselnya tetapi tidak aktif.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.