Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 25/10/2014, 14:05 WIB
|
EditorWisnubrata

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Jauhnya jarak tak menyurutkan niat Sadiono (73), warga Mojosongo, Boyolali, Jawa Tengah, untuk mengikuti ritual Mubeng Beteng Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Meski usianya sudah tidak muda lagi, bapak dua anak ini mengaku masih kuat berjalan kaki malam hari mengelilingi Benteng Keraton yang jarak totalnya sekitar 5 kilometer.

"Dari Boyolali berangkat naik bis jam 11 siang," ujar Sadiono (73) saat ditemui di Bangsal Srimanganti Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Jumat (24/10/2014) malam.

Sadiono mengungkapkan, ini adalah kali ketiga dirinya ikut menyambut Tahun Baru Jawa 1 Sura dengan berjalan mengelilingi Benteng Keraton Jogja. Awalnya ia diajak seorang teman, tetapi selanjutnya Sadiono datang dengan inisiatif sendiri.

"Ini kan tradisi, ya harus diuri-uri (dilestarikan). Saya ke sini untuk minta kesehatan dan keselamatan keluarga lewat tirakat bisu Mubeng Benteng," ujarnya.

Sadiono menuturkan, tirakatnya ini didasari pepatah dalam bahasa Jawa yang berbunyi "Ngelmu iku kalakone kanthi laku" atau lebih kurang bisa diartikan: segala sesuatu yang diinginkan akan tercapai dengan usaha. Karenanya, menurut Sadiono, berjalan kaki mengelilingi benteng tanpa berbicara adalah salah satu sarana.

"Tidak berbicara selama berjalan kaki berarti menenangkan diri, mawas diri, sekaligus memasrahkan diri. Dalam hening kita menyatukan hati dan pikiran berdoa meminta kepada Yang Mahakuasa agar diberikan kesehatan serta keselamatan," ujarnya.

"Selama saya masih kuat, setiap Satu Sura akan ke sini (Yogyakarta) ikut Mubeng Beteng," lanjut Sadiono.

Sudah menjadi tradisi, memasuki tahun baru Jawa 1 Sura, masyarakat Jawa tidak merayakan dengan pesta, tetapi memanfaatkan pergantian tahun untuk merenungkan kehidupan yang sudah dijalani. Ritual yang paling populer dilakukan masyarakat adalah Mubeng Beteng dalam hening alias tanpa bicara. Dalam keheningan itu, manusia menjadi satu dengan alam dan menjadi satu dengan Tuhan.

Dalam persatuan dengan Tuhan, manusia berharap diberi keselamatan. Itulah yang dicari Sadiono dan ribuan warga lainnya dalam langkah-langkah hening mengitari Benteng Keraton Yogyakarta.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Senin Besok, Mbak Ita Akan Resmi Dilantik Ganjar Jadi Wali Kota Semarang

Senin Besok, Mbak Ita Akan Resmi Dilantik Ganjar Jadi Wali Kota Semarang

Regional
Wabup Pidie Jaya Apresiasi Ketulusan Pengabdian Ramhat Aulia yang Bawa Ayahnya Berobat dengan Becak Motor

Wabup Pidie Jaya Apresiasi Ketulusan Pengabdian Ramhat Aulia yang Bawa Ayahnya Berobat dengan Becak Motor

Regional
Wujud Kolaborasi Lintas Daerah, Perayaan HUT Ke-20 Kabupaten Bone Bolango Hadirkan Berbagai Atraksi

Wujud Kolaborasi Lintas Daerah, Perayaan HUT Ke-20 Kabupaten Bone Bolango Hadirkan Berbagai Atraksi

Regional
BPKH bersama Dompet Dhuafa Bagikan 250 Kitchen Kit untuk Penyintas Gempa Cianjur

BPKH bersama Dompet Dhuafa Bagikan 250 Kitchen Kit untuk Penyintas Gempa Cianjur

Regional
Gubernur Sulsel Nilai Keberhasilan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Karena Kepimimpinan Jokowi

Gubernur Sulsel Nilai Keberhasilan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Karena Kepimimpinan Jokowi

Regional
Pemkot Semarang Luncurkan BUMP, Plt Walkot Ita Harap Kesejahteraan Petani Meningkat

Pemkot Semarang Luncurkan BUMP, Plt Walkot Ita Harap Kesejahteraan Petani Meningkat

Regional
Kisah Agus Falahudin, Penyintas Gempa Cianjur yang Gotong Royong Bangun Huntara

Kisah Agus Falahudin, Penyintas Gempa Cianjur yang Gotong Royong Bangun Huntara

Regional
Tanggapi Keluhan Masyarakat, Pemkot Semarang dan BBWS Tangani Timbunan Sampah di Kampung Nelayan Tambakrejo

Tanggapi Keluhan Masyarakat, Pemkot Semarang dan BBWS Tangani Timbunan Sampah di Kampung Nelayan Tambakrejo

Regional
Dompet Dhuafa Gandeng Beramaljariyah dan Evermos Salurkan Al-Qur'an dan Alat Salat

Dompet Dhuafa Gandeng Beramaljariyah dan Evermos Salurkan Al-Qur'an dan Alat Salat

Regional
LKPP Gandeng Telkom Gagas Platform Baru Pengadaan Barang/Jasa

LKPP Gandeng Telkom Gagas Platform Baru Pengadaan Barang/Jasa

Regional
Songsong Kemajuan Desa, BUMDes Wadas Studi Banding ke 4 Desa Sekaligus

Songsong Kemajuan Desa, BUMDes Wadas Studi Banding ke 4 Desa Sekaligus

Regional
BERITA FOTO: Banjir Terjang Aceh Utara, 11.000 Warga Mengungsi

BERITA FOTO: Banjir Terjang Aceh Utara, 11.000 Warga Mengungsi

Regional
Plt Walkot Semarang Optimistis Capai Target Nol Kasus Stunting pada 2023

Plt Walkot Semarang Optimistis Capai Target Nol Kasus Stunting pada 2023

Regional
Pelayanan Publik Jateng Diapresiasi Ombudsman RI, Ganjar: Saya Senang

Pelayanan Publik Jateng Diapresiasi Ombudsman RI, Ganjar: Saya Senang

Regional
Kisah Haru Nenek Berusia 90 Tahun Alami Kelumpuhan, Selamat Berkat Kartu Jateng Sejahtera

Kisah Haru Nenek Berusia 90 Tahun Alami Kelumpuhan, Selamat Berkat Kartu Jateng Sejahtera

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.