Kompas.com - 13/10/2014, 13:56 WIB
Lalu lintas di sekitar Bungurasi, Sidoarjo, macet akibat kecelakaan antara bus Harapan Jaya dengan pembatas jalan di depan Gedung Mahkamah Militer yang menewaskan tujuh orang, Senin (13/10/2014). SURYA/WIWIT PURWANTOLalu lintas di sekitar Bungurasi, Sidoarjo, macet akibat kecelakaan antara bus Harapan Jaya dengan pembatas jalan di depan Gedung Mahkamah Militer yang menewaskan tujuh orang, Senin (13/10/2014).
|
EditorGlori K. Wadrianto
SURABAYA, KOMPAS.com — Sopir dari Bus Harapan Jaya yang mengalami kecelakaan dan menewaskan tujuh orang penumpangnya, Senin (13/10/2014) pagi, Teguh Hariyanto (39), melarikan diri seusai kecelakaan.

Hingga berita ini ditayangkan, Teguh masih buron. Teguh diduga melarikan diri dari kaca depan bus yang pecah setelah terguling di Desa Bungurasih, Kecamatan Waru, Sidoarjo.

"Identitas sopir sudah kami kantongi, sekarang sedang kami buru," kata Dirlantas Polda Jawa Timur Kombes Pol Ferdian Iskandar, Senin siang.

Ferdian berjanji akan menindak tegas segala bentuk perilaku sopir kendaraan umum yang ugal-ugalan di jalan. "Selain merugikan pengguna jalan lainnya, tindakan itu juga melanggar hukum," kata dia.

Bus L 7900 UR jurusan Trenggalek itu menabrak pembatas jalan setelah berupaya menyalip dari lajur kiri di depan Gedung Mahkamah Militer, tidak jauh dari pintu keluar Terminal Purabaya.

Informasi yang dihimpun dari sejumlah saksi, Bus Harapan Jaya itu sudah terlibat salip-menyalip dengan bus lainnya saat keluar dari Terminal Purabaya. Tujuh orang penumpang meninggal dunia dalam kecelakaan itu dan belasan lainnya mengalami luka-luka.

Para korban dievakuasi di empat rumah sakit, yaitu RSUD Sidoarjo, RS Bhayangkara Polda Jawa Timur, RS Siti Khodijah Sepanjang, dan RSUD dr Soetomo Surabaya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.