4 Buron Kasus Pembobolan BPD Sulselbar Rp 41 Miliar Ditangkap

Kompas.com - 06/10/2014, 12:44 WIB
ILUSTRASI SHUTTERSTOCKILUSTRASI
|
EditorFarid Assifa
MAMUJU UTARA, KOMPAS.com - Petugas gabungan Kejaksaan Negeri dan Kepolisian Resor Mamuju Utara, Sulawesi Barat kembali meringkus Malik (43), satu dari 10 terpidana kasus pembobolan dana kredit konstruksi bank BPD Sulselbar senilai Rp 41 miliar, Senin (6/10/2014).

Sebelumnya petugas gabungan juga telah meringkus tiga tersangka lain, yakni tiga mantan anggota DPRD Mamuju Utara, masing-masing Saparuddin, Haji Lainong serta Amir Hamsa.

Malik yang buron selama 1 tahun lebih sejak divonis pengadilan, ditangkap di rumah salah seorang kerabatnya di Kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu, Mamuju Utara. Tersangka ditangkap setelah diintai petugas selama beberapa hari. Malik ditangkap tanpa perlawanan.

“Terpidana ditangkap setelah beberapa lama diintai tempat persembunyiannya berdasarkan laporan warga. Tersangka Malik kita tangkap tanpa perlawanan di rumah kontrakannya,” ujar Kapolres Mamuju Utara AKBP Adri Irniadi SIK MH, Senin.

Malik langsung digelandang petugas ke sel tahanan Mapolres Mamuju Utara. Para terpidana sendiri dijatuhi hukuman 4 tahun penjara.

Menurut Kapolres, sebelumnya, aparat hukum sudah memberikan peringatan kepada para terpidana kasus pembobolan Bank BPD Sulselbar beberapa bulan lalu. Namun peringatan tersebut tak dihiraukan. Kini, Polres dan Kejari Sulselbar sedang memburu 6 tersangka lainnya yang sudah dinyatakan buron.

Sementara itu, pelaksana teknis Kepala Kejaksaan Negeri Mamuju Utara, Muh Ihsan SH menjelaskan, kasus pembobolan dana Bank BPD Sulselbar sebesar Rp 41 miliar ini sudah mulai bergulir sejak tahun 2008, dan keputusan inkrahnya pada tahun 2013 lalu. Meski para terpidana sudah diimbau untuk menyerahkan diri secara sukarela namun selama setahun ini tidak ada yang menyerahkan diri. Kejari yang dibantu polisi akhirnya menangkap mereka.

“Upaya paksa kita lakukan karena para terpidana tidak menunjukkan itikad baik, makanya kita lakukan upaya paksa bersama tim gabungan dari Polres dan Kejari Mamuju,” ujar Muh Ihsan.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Status PDP Dicabut, Jenazah Dimakamkan Tanpa Protokol Covid-19 Ternyata Positif Corona

Status PDP Dicabut, Jenazah Dimakamkan Tanpa Protokol Covid-19 Ternyata Positif Corona

Regional
Kasus Terbanyak, Sehari 20 Warga Grobogan Terkonfirmasi Positif Covid-19

Kasus Terbanyak, Sehari 20 Warga Grobogan Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Ratusan Kali Merampok, 2 Orang Berseragam TNI Ditangkap di Bandung

Ratusan Kali Merampok, 2 Orang Berseragam TNI Ditangkap di Bandung

Regional
Jenazah Positif Covid-19 di Samarinda Dibawa Keluar Provinsi, Ini Penjelasan Wali Kota

Jenazah Positif Covid-19 di Samarinda Dibawa Keluar Provinsi, Ini Penjelasan Wali Kota

Regional
Pengenalan Sekolah, SD di Palembang Ini Gunakan Sistem 'Drive Thru'

Pengenalan Sekolah, SD di Palembang Ini Gunakan Sistem "Drive Thru"

Regional
3 Karyawan Metro TV di Surabaya Positif Covid-19

3 Karyawan Metro TV di Surabaya Positif Covid-19

Regional
Simental dan Limosin, 2 Jenis Sapi yang Akan Dipilih Jokowi untuk Kurban

Simental dan Limosin, 2 Jenis Sapi yang Akan Dipilih Jokowi untuk Kurban

Regional
Demi Konten dan Terkenal, YouTuber Seret Biawak Hidup-hidup di Aspal dengan Motor

Demi Konten dan Terkenal, YouTuber Seret Biawak Hidup-hidup di Aspal dengan Motor

Regional
Harimau Sumatera yang Masuk Pemukiman Warga Berhasil Ditangkap

Harimau Sumatera yang Masuk Pemukiman Warga Berhasil Ditangkap

Regional
Miliki Riwayat Perjalanan ke Zona Hitam, Nenek Positif Covid-19 di Wonogiri Meninggal

Miliki Riwayat Perjalanan ke Zona Hitam, Nenek Positif Covid-19 di Wonogiri Meninggal

Regional
Disdik Kabupaten Bogor Akui Belajar secara Daring Kurang Efektif

Disdik Kabupaten Bogor Akui Belajar secara Daring Kurang Efektif

Regional
Ridwan Kamil: Kalau Tak Bisa Bayar Denda, Pilihannya Kurungan atau Kerja Sosial

Ridwan Kamil: Kalau Tak Bisa Bayar Denda, Pilihannya Kurungan atau Kerja Sosial

Regional
Kadernya Jadi Tersangka Kasus Pengambilan Jenazah, PKS Belum Tentukan Sikap

Kadernya Jadi Tersangka Kasus Pengambilan Jenazah, PKS Belum Tentukan Sikap

Regional
850 Penghuni Pondok Gontor 2 Jalani Rapid Tes Covid-19, 60 Orang Dinyatakan Reaktif

850 Penghuni Pondok Gontor 2 Jalani Rapid Tes Covid-19, 60 Orang Dinyatakan Reaktif

Regional
Ratusan Ojol di Kupang Mogok, Usai Protes Kenaikan Skema Pembayaran

Ratusan Ojol di Kupang Mogok, Usai Protes Kenaikan Skema Pembayaran

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X