Ganjar Janji Sikat Rumah Sakit yang Tolak Pasien BPJS

Kompas.com - 03/10/2014, 18:09 WIB
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Kamis (19/6/2014) malam, menanggapi aksi yang menolak pembangunan pabrik Semen di Rembang. Ganjar minta agar warga yang tak setuju dengan Amdal pabrik itu mengajukan gugatan lewat Pengadilan Tata Usaha Negara. KOMPAS.com/NAZAR NURDINGubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Kamis (19/6/2014) malam, menanggapi aksi yang menolak pembangunan pabrik Semen di Rembang. Ganjar minta agar warga yang tak setuju dengan Amdal pabrik itu mengajukan gugatan lewat Pengadilan Tata Usaha Negara.
|
EditorPalupi Annisa Auliani
SEMARANG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku menerima banyak laporan dan keluhan terkait sulitnya berobat menggunakan kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan.

Atas keluhan itu, Ganjar memberikan peringatan agar rumah sakit memberi pelayanan terbaik pada semua pasien, tak terkecuali warga pemegang kartu BPJS kesehatan. Ia menegaskan, rumah sakit tidak boleh membebankan biaya tambahan di luar ketentuan Undang-Undang BPJS.

"Rumah sakit tidak ada alasan untuk menolak, pelayanan harus nomor satu tidak boleh nomer tujuh belas," tegas Ganjar saat ditemui di kantor Gubernur Jawa Tengah Jalan Pahlawan Semarang, Jumat (3/10/2014).

Ganjar meanmbahkan, keluhan terkait kesulitan mendapatkan pelayanan saat berobat menggunakan kartu BPJS mencakup pelayanan yang buruk, pengenaan biaya tambahan, dan ditolak berobat dengan alasan tidak ada ruangan.

"Kalau ada pungli-pungli itu disikat aja, orang mau bayar menjaga kesehatan masih juga dipungli. Beberapa rumah sakit harus kita kontrol. Saya akan turun tangan untuk itu," tegas Ganjar.

Selain itu, Ganjar juga mengaku menerima sejumlah keluhan terkait sulitnya mendaftar BPJS. Loket yang terbatas menyebabkan antrean yang sangat panjang.

Akibatnya, kata Ganjar, ada informasi tentang munculnya calo-calo yang memanfaatkan kesempatan itu untuk memperjualbelikan nomor antrean. "Saya sudah kontak direkturnya untuk menambah loket dan memperbaiki sistem layanan pendaftaran agar lebih ringkas," tegas dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Reaksi Keras Kapolda Riau Menyikapi Oknum Anggotanya Jadi Kurir Sabu 16 Kg

Reaksi Keras Kapolda Riau Menyikapi Oknum Anggotanya Jadi Kurir Sabu 16 Kg

Regional
5 Demonstran Penolak Omnibus Law Jadi Tersangka Perusakan Kantor DPRD Jember

5 Demonstran Penolak Omnibus Law Jadi Tersangka Perusakan Kantor DPRD Jember

Regional
Dulu Perwira Polisi, Kini Dipecat dan Disebut Pengkhianat Bangsa

Dulu Perwira Polisi, Kini Dipecat dan Disebut Pengkhianat Bangsa

Regional
10 Pegawai PLN Ponorogo Positif Covid-19 Setelah Menerima Tamu dari Surabaya

10 Pegawai PLN Ponorogo Positif Covid-19 Setelah Menerima Tamu dari Surabaya

Regional
Cegah Penularan Covid-19 di Pesantren dengan Protokol Kesehatan Ketat

Cegah Penularan Covid-19 di Pesantren dengan Protokol Kesehatan Ketat

Regional
Pemkot Batam Usulkan Pulau Pengalap Jadi KEK Pariwisata

Pemkot Batam Usulkan Pulau Pengalap Jadi KEK Pariwisata

Regional
Terlibat Judi, Oknum Kades Datangi Polisi dan Menyerahkan Diri

Terlibat Judi, Oknum Kades Datangi Polisi dan Menyerahkan Diri

Regional
Anggota DPRD Dibacok gara-gara Knalpot Bising Adiknya, Ini Kronologinya

Anggota DPRD Dibacok gara-gara Knalpot Bising Adiknya, Ini Kronologinya

Regional
Geger, Bayi Baru Lahir di Palembang Ditemukan di Tempat Sampah

Geger, Bayi Baru Lahir di Palembang Ditemukan di Tempat Sampah

Regional
Jalan Tol Trans Lampung Ditemukan Banyak Lubang dan Bergelombang

Jalan Tol Trans Lampung Ditemukan Banyak Lubang dan Bergelombang

Regional
Eks TKI Alami Gangguan Jiwa, Hidup dengan 4 Anaknya yang Kurang Gizi, Popok Sampai Berulat

Eks TKI Alami Gangguan Jiwa, Hidup dengan 4 Anaknya yang Kurang Gizi, Popok Sampai Berulat

Regional
Perahu Wisata Terbalik di Bendungan Cikoncang, Banten, 3 Orang Tewas

Perahu Wisata Terbalik di Bendungan Cikoncang, Banten, 3 Orang Tewas

Regional
Oknum Polisi yang Todongkan Pistol ke Pengunjung Saat Ribut di Warung Tuak Diperiksa Propam

Oknum Polisi yang Todongkan Pistol ke Pengunjung Saat Ribut di Warung Tuak Diperiksa Propam

Regional
Perwira Polisi Bawa 16 Kg Sabu, Kapolda: Kita Harap Hakim Beri Hukuman Layak ke Pengkhianat Bangsa Ini

Perwira Polisi Bawa 16 Kg Sabu, Kapolda: Kita Harap Hakim Beri Hukuman Layak ke Pengkhianat Bangsa Ini

Regional
'Fun Bike' Diwarnai Joget, Ada Peserta Tak Bermasker, Polisi: Acara Tak Berizin, Kami Minta Bubarkan Diri

"Fun Bike" Diwarnai Joget, Ada Peserta Tak Bermasker, Polisi: Acara Tak Berizin, Kami Minta Bubarkan Diri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X