Malinda Dee Dirawat karena Silikon di Bokongnya Meleleh

Kompas.com - 03/10/2014, 16:12 WIB
Melinda Dee di Mabes Polri pada 4 April 2011. TRIBUNNEWS.COM/DANY PERMANAMelinda Dee di Mabes Polri pada 4 April 2011.
EditorFarid Assifa
BANDUNG, KOMPAS.com — Malinda Dee, terpidana kasus penggelapan dan pencucian dana nasabah Citibank sebesar Rp 16 miliar, diam-diam sudah empat hari terakhir ini dirawat di RS Santosa, Kota Bandung.

Sebelum dirawat, Malinda terlebih dulu menjalani operasi kanker karena silikon pada payudara dan bokongnya meleleh.

"Dia (Malinda) sakit. Silikon di payudara dan bokongnya meleleh," kata Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenhuk dan HAM Jabar Giri Purbadi, dikutip dari Tribun Jabar, Jumat (3/10/2014).

Sementara itu, dokter di Lapas Wanita Kelas II A Sukamiskin, Kota Bandung, dr Sri Ulina, mengatakan, operasi yang dijalani Malinda Dee di RS Santosa adalah operasi pemasangan silikon baru di bagian bokong untuk menggantikan silikon yang sebelumnya telah terpasang. Menurut Sri, silikon sebelumnya yang telah terpasang dan pecah itu adalah model lama.

"Silikonnya kan model lama. Kalau terjadi benturan, akan pecah. Kalau yang sekarang dipasang itu model baru. Jadi, kalau ada benturan, tidak akan pecah," kata Sri di Bandung, Jumat (3/10/2014).

Menurut Sri, Malinda Dee mengalami pecah silikon pada bagian bokong sebelum menjadi narapidana di Lapas Wanita Sukamiskin, Bandung. Pemasangan silikon itu sendiri dilakukan oleh wanita cantik itu pada 2010 dan 2011.

"Dulu pernah operasi pemasangan silikon di Jakarta dan daging di bagian pantat dibuang. Namun, itu sempat jatuh saat di toilet sehingga silikonnya pecah. Jadi, bagian kulit langsung ketemu tulang. Terasanya nyeri," kata Sri.

Selain rasa nyeri yang dikeluhkan oleh Malinda Dee, sosialita itu juga tidak bisa duduk dalam waktu yang lama. "Setelah kita konsultasi, dokter ahli kemudian menyarankan untuk pemasangan silikon di bagian pantat," kata Sri.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update Kasus Prostitusi Artis VS, 2 Muncikari Dilimpahkan ke Kejaksaan

Update Kasus Prostitusi Artis VS, 2 Muncikari Dilimpahkan ke Kejaksaan

Regional
Ditolak Berhubungan Badan, Seorang Nelayan Bunuh Teman Kencannya di Hotel

Ditolak Berhubungan Badan, Seorang Nelayan Bunuh Teman Kencannya di Hotel

Regional
CEO Persela, Paslon YesBro Dapat Nomor Urut 2 di Pilkada Lamongan

CEO Persela, Paslon YesBro Dapat Nomor Urut 2 di Pilkada Lamongan

Regional
Tolak Direlokasi, Pedagang Pasar Mardika Ambon Berjualan di Badan Jalan

Tolak Direlokasi, Pedagang Pasar Mardika Ambon Berjualan di Badan Jalan

Regional
Pilkada Surabaya: Eri Cahyadi-Armuji Nomor Urut 1, Machfud Arifin-Mujiaman Nomor 2

Pilkada Surabaya: Eri Cahyadi-Armuji Nomor Urut 1, Machfud Arifin-Mujiaman Nomor 2

Regional
Ini Hasil Pengundian Nomor Urut Peserta Pilkada Gunungkidul 2020

Ini Hasil Pengundian Nomor Urut Peserta Pilkada Gunungkidul 2020

Regional
6 Pegawai Positif Covid-19, 1 Puskesmas di Denpasar Ditutup

6 Pegawai Positif Covid-19, 1 Puskesmas di Denpasar Ditutup

Regional
Lawan Kotak Kosong, Calon Tunggal Pilkada Grobogan Peroleh Posisi Kanan

Lawan Kotak Kosong, Calon Tunggal Pilkada Grobogan Peroleh Posisi Kanan

Regional
Ada 127 Santri di Banyumas Positif Covid-19

Ada 127 Santri di Banyumas Positif Covid-19

Regional
4.400 Pengguna Medsos Diundang untuk Trip Keliling Bali

4.400 Pengguna Medsos Diundang untuk Trip Keliling Bali

Regional
Positif Covid–19, KPU Belum Tetapkan Satu Paslon Pilkada Luwu Utara 2020

Positif Covid–19, KPU Belum Tetapkan Satu Paslon Pilkada Luwu Utara 2020

Regional
150 Karyawan di 2 Pabrik Rokok di Probolinggo Positif Covid-19

150 Karyawan di 2 Pabrik Rokok di Probolinggo Positif Covid-19

Regional
Dijebak Video Call Seks dan Diperas Rp 4 Juta, Anggota DPRD Sambas Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Dijebak Video Call Seks dan Diperas Rp 4 Juta, Anggota DPRD Sambas Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Regional
Anggota DPRD Tegal yang Gelar Konser Dangdut Tak Punya Sense of Crisis

Anggota DPRD Tegal yang Gelar Konser Dangdut Tak Punya Sense of Crisis

Regional
Viral Pernyataan Hasil Rapid Test Positif atau Negatif Palsu, IDI Makassar: Itu Hanya Istilah

Viral Pernyataan Hasil Rapid Test Positif atau Negatif Palsu, IDI Makassar: Itu Hanya Istilah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X