Ridwan Kamil: Apeksi Cari Pengacara, tetapi Enggak Bakal Pakai Farhat Abbas

Kompas.com - 26/09/2014, 17:19 WIB
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil seusai bertemu Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, di Balaikota Jakarta, Selasa (16/9/2014). Kompas.com/Kurnia Sari AzizaWali Kota Bandung Ridwan Kamil seusai bertemu Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, di Balaikota Jakarta, Selasa (16/9/2014).
|
EditorGlori K. Wadrianto
BANDUNG, KOMPAS.com — Wali Kota Bandung sekaligus Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) wilayah Jawa, Ridwan Kamil, mengatakan, Apeksi akan segera mengajukan permohonan uji materi atau judicial review ke Mahkamah Konstitusi, sesaat setelah RUU Pilkada disahkan.

Emil—sapaan akrab Ridwan Kamil—menambahkan, saat ini Apeksi bersama Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) tengah melakukan koordinasi untuk menentukan pengacara.

"Kita terus konsolidasi dan nunggu kesiapan lawyer, tetapi yang pasti bukan Farhat Abbas," ujar Emil sambil berkelakar saat ditemui di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum, Kota Bandung, Jumat (26/9/2014).

Sementara itu, ketika ditanya mengenai kemungkinan untuk maju kembali sebagai wali kota pada periode berikutnya meski dengan pilkada lewat DPRD, Emil enggan mengomentari hal tersebut. "Saya jawab nanti saja, saya tidak mau spekulasi sekarang," tutur dia.

Lagi-lagi, Emil yang kecewa terhadap ketetapan DPR RI mengatakan, kegigihannya memperjuangkan pilkada langsung bukan untuk kepentingan diri sendiri, melainkan untuk kepentingan rakyat banyak.

Emil pun mengaku akan menunjukkan kinerjanya dalam empat tahun sisa kepemimpinannya sebagai warisan pilkada langsung. "Kalau saya bagus kan mungkin bisa aja dipilih lagi. Poin yang diperjuangkan bukan wali kota atau bupati, melainkan poin hak rakyat yang tiba-tiba hilang karena alasannya tidak filosofis, tetapi politis. Kalau politis, berarti situasional," kata dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X