Anas: Dipilih DPRD, Kepala Daerah Bakal Tak Punya Ikatan dengan Rakyat

Kompas.com - 26/09/2014, 12:58 WIB
Bupati Banyuwangi H Abdullah Azwar Anas M.Si saat berkunjung ke Kompas.com, Jakarta, Kamis (24/7/2014). Kompas.com/Widianti KamilBupati Banyuwangi H Abdullah Azwar Anas M.Si saat berkunjung ke Kompas.com, Jakarta, Kamis (24/7/2014).
|
EditorCaroline Damanik

BANYUWANGI, KOMPAS.com - Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, mengaku menghormati proses politik di Jakarta yang memutuskan pilkada dilakukan oleh DPRD. Namun, menurut dia, keputusan tersebut tidak sesuai dengan harapan kepala daerah yang sebagian besar dipilih langsung oleh rakyat.

"Keputusan tadi malam di Jakarta bukan berarti kiamat bagi demokrasi. Tapi setidaknya keputusan tersebut telah merampas hak rakyat. Dan masih ada jalan lain yaitu mengajukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi," ujar pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Divisi Otonomi Daerah Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) ini, Jumat (26/9/2014).

Seharusnya, menurut Anas, proses politik di Jakarta melihat pada fenomena yang ada di daerah.

"Jika nanti dipilih oleh DPRD, kepala daerah tidak perlu bangun jalan, tidak perlu menyapa warganya. Yang perlu hanya dekat DPRD. Tidak ada ikatan dengan rakyat Iya kan? Ini tidak sesuai dengan harapan dari teman-teman. Saya lihat ada sebagian teman kepala daerah menggunakan status foto hitam" ungkapnya.

Saat ditanya soal pemilihan bupati tahun 2015, Bupati Anas mengaku hanya akan fokus dengan pekerjaan yang belum terselesaikan.

"Keputusan tadi malam tidak akan mengurangi saya untuk terus menyapa rakyat. Masih banyak pekerjaan rumah yang harus di lakukan setahun terakhir ini. Kita lihat saja nanti," pungkasnya.

Baca tentang
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

77 Siswa di NTT Dihukum Makan Kotoran Manusia

77 Siswa di NTT Dihukum Makan Kotoran Manusia

Regional
30 Desa di Karawang Terendam Banjir, 9.514 Warga Mengungsi

30 Desa di Karawang Terendam Banjir, 9.514 Warga Mengungsi

Regional
Satu Pembina Pramuka Bersertifikat Tinggalkan 249 Siswa Saat Susur Sungai, Ini Alasannya

Satu Pembina Pramuka Bersertifikat Tinggalkan 249 Siswa Saat Susur Sungai, Ini Alasannya

Regional
3 Tersangka yang Miliki Ide Susur Sungai Sempor yang Tewaskan 10 Siswa Malah Tak Ikut Kegiatan

3 Tersangka yang Miliki Ide Susur Sungai Sempor yang Tewaskan 10 Siswa Malah Tak Ikut Kegiatan

Regional
Tempat Karaoke Paradiso di Cilacap Terbakar, Kerugian Capai Rp 1,2 M

Tempat Karaoke Paradiso di Cilacap Terbakar, Kerugian Capai Rp 1,2 M

Regional
3 Pembina yang Miliki Sertifikasi MKD Pramuka Tak Ikut Susur Sungai Sempor yang Tewaskan 10 Siswa

3 Pembina yang Miliki Sertifikasi MKD Pramuka Tak Ikut Susur Sungai Sempor yang Tewaskan 10 Siswa

Regional
Tak Mampu Ikuti Pelajaran, 3 Siswa SMAN 1 Sragen Mengundurkan Diri

Tak Mampu Ikuti Pelajaran, 3 Siswa SMAN 1 Sragen Mengundurkan Diri

Regional
Laporan Pencemaran Nama Baik Dicabut, Mantan Anak Buah Cium Tangan Gubernur Nurdin

Laporan Pencemaran Nama Baik Dicabut, Mantan Anak Buah Cium Tangan Gubernur Nurdin

Regional
Pendaftaran 2 Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang Jalur Independen Ditolak

Pendaftaran 2 Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang Jalur Independen Ditolak

Regional
Dipanggil Bawaslu karena Kampanye Petahana, Camat: Saya Baru Tahu Aturan Ini

Dipanggil Bawaslu karena Kampanye Petahana, Camat: Saya Baru Tahu Aturan Ini

Regional
Terungkap, Hanya 4 Pembina yang Dampingi 249 Siswa SMPN 1 Turi Susur Sungai

Terungkap, Hanya 4 Pembina yang Dampingi 249 Siswa SMPN 1 Turi Susur Sungai

Regional
Dampak Banjir di Jakarta, KA Tujuan Jateng dan Jatim Terlambat 3 Jam, Sebagian Belum Diberangkatkan

Dampak Banjir di Jakarta, KA Tujuan Jateng dan Jatim Terlambat 3 Jam, Sebagian Belum Diberangkatkan

Regional
Sering Kena Prank, Dinas Pemadam Kebakaran Ubah Layanan Call Center ke WhatsApp

Sering Kena Prank, Dinas Pemadam Kebakaran Ubah Layanan Call Center ke WhatsApp

Regional
Tiga Bakal Calon Bupati di Maluku Mendaftar lewat Jalur Independen

Tiga Bakal Calon Bupati di Maluku Mendaftar lewat Jalur Independen

Regional
Tempe Mendoan Diusulkan Jadi Warisan Budaya Tak Benda

Tempe Mendoan Diusulkan Jadi Warisan Budaya Tak Benda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X