Kompas.com - 25/09/2014, 16:39 WIB
Foto ilustrasi pelecehan seksual Josephus PrimusFoto ilustrasi pelecehan seksual
|
EditorFarid Assifa
KUPANG, KOMPAS.com - Pria berinisial YW, seorang guru olahraga SD negeri di Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), dilaporkan ke Kepolisian Sektor Kelapa Lima, karena melakukan pelecehan seksual terhadap 14 siswi sekolah itu.

Rita, orangtua siswi berinisial M yang menjadi korban aksi amoral YW ketika ditemui Kompas.com di Polsek Kelapa Lima, Kamis (25/92014), mengatakan, perbuatan YW dilakukan bukan kali ini saja, melainkan sudah berulang kali dan korbannya 14 siswi kelas VI SD tersebut.

“Dia (YW) bukan hanya melakukan pelecehan seksual terhadap anak saya, tetapi juga terhadap belasan siswi lainnya ketika dirinya sedang mengajar di sekolah. Dia juga melancarkan aksinya ketika memberikan pelajaran tambahan kepada para siswi SD kelas VI,” beber Rita.

Menurut Rita, pelecehan seksual yang dilakukan YW juga dilakukan saat menggelar kegiatan ekstrakurikuler olahraga renang. Hal itu dilakukan saat dia mengajarkan renang di kolam renang Swembak dan kolam renang Hotel Sasando, Kupang.

“Kalau di kolam, dia ajar anak-anak renang. Tapi dia menggunakan kesempatan itu untuk pegang kemaluan anak-anak,” bebernya.

Rita mengatakan, perbuatan YM telah dilakukannya sejak lama, namun baru terungkap saat ini. Kasus tersebut terungkap setelah salah satu siswinya mengadu kepada orangtuanya. Bahkan, menurut Rita, perbuatan guru YW juga dilakukan terhadap siswi SD yang kini sudah lulus.

Di tempat yang sama, seorang siswa kelas VI berinisial Kv yang juga menjadi saksi mata mengaku dia melihat secara langsung aksi asusila pelaku saat kegiatan olahraga di sekolah. Dia mengaku melihat YW memegang bokong dan payudara siswinya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepala Polsek Kelapa Lima, Komisaris Ampi M Vanbolouw yang dikonfirmasi terkait laporan kasus asusila, mengatakan, pihaknya masih memeriksa YW. Jika terbukti melecehkan siswinya, pelaku bisa diancam penjara selama 15 tahun.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Regional
Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Regional
Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Regional
Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.