Kompas.com - 25/09/2014, 14:23 WIB
Barang bukti stampel palsu dan tanda pengenal palsu yang digunakan pelaku untuk mengelabuhi korbannya. KOMPAS.com/ Karnia SeptiaBarang bukti stampel palsu dan tanda pengenal palsu yang digunakan pelaku untuk mengelabuhi korbannya.
|
EditorGlori K. Wadrianto
MATARAM, KOMPAS.com - Aparat di Kepolisian Resor Mataram menangkap Vicky Andreanto (34), pelaku penipuan yang mengaku sebagai intel Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dengan modal tanda pengenal dan stampel palsu, Vicky berhasil menipu korban hingga puluhan juta.

"Kami tangkap, karena yang bersangkutan sering melakukan aksi penipuan di wilayah Mataram dan beberapa daerah di pulau Lombok," kata Kasubag Humas Polres Mataram AKP I Wayan Suteja, Kamis (25/9/2014).

Menurut Suteja, pelaku yang kerap mengaku sebagai intel KPK tersebut juga sering mengaku sebagai wartawan dan jaksa di Kejaksaan Negeri Mataram. Pelaku bahkan memiliki stampel dan tanda pengenal palsu, untuk meyakinkan korbannya.

Dalam melakukan aksinya, Vicky kerap menggunakan modus penipuan dengan cara mengiming imingi korbannya menjadi guru dan PNS.

Kamis siang, sebanyak enam korban telah melapor ke Polres Mataram mengaku dimintai uang oleh pelaku. Jumlahnya bervariasi mulai dari Rp2,5 juta hingga Rp10 juta.

Ia juga memperdaya korbannya dengan meminta uang sebesar Rp24 juta, karena mengaku telah membantu memenangkan kasus sengketa tanah di kawasan Pemanjor, Pringgabaya, Lombok Timur.

Selain itu, intel KPK gadungan ini juga menipu Karyawadi seorang guru SD di KLU dengan modus menerima over kredit mobil. Awalnya pelaku menerima over kredit mobil milik Karyawadi yang dijual Rp 30 juta. Oleh pelaku mobil dibayar cicil, Rp 15 juta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun oleh pelaku, mobil tersebut dijual lagi secara kontan kepada orang lain sebesar Rp80 juta. Korban akhirnya melapor ke polisi karena curiga, pelaku tak kunjung memberikan BPKB mobil yang telah dijanjikan.

Polisi berhasil menangkap pelaku penipuan, saat bersembunyi di wilayah Ampenan. Selain mengamankan mobil hasil penipuan, polisi juga mengamankan barang bukti berupa stampel palsu, tanda pengenal palsu, serta beberapa dokumen.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan UU Nomor 1 Tahun 1946, Pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.