Polisi Duga Korban Pemerkosaan di Lembang Bikin Laporan Palsu

Kompas.com - 25/09/2014, 12:25 WIB
Kapolda Jabar yang baru Brigjend Pol. Mochamad Iriawan (kiri) dan Kabid Humas Polda Jabar Komisari Besar Martinus Sitompul di Mapolda Jabar, Sabtu, (07/12/2013) KOMPAS.com/Rio KuswandiKapolda Jabar yang baru Brigjend Pol. Mochamad Iriawan (kiri) dan Kabid Humas Polda Jabar Komisari Besar Martinus Sitompul di Mapolda Jabar, Sabtu, (07/12/2013)
|
EditorGlori K. Wadrianto
BANDUNG, KOMPAS.com — Kepala Polda Jawa Barat Irjen (Pol) Mochamad Iriawan menduga mahasiswi semester 2 Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran asal Malaysia, Jasveen Kaur (20), yang mengaku dirampok dan diperkosa pada Mei 2014 lalu, telah membuat laporan palsu.

"Analisis kita sudah ada kalau itu sebuah laporan palsu atau keterangan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan," kata Iriawan di Graha Bhayangkara, Jalan Cicendo, Kota Bandung, Kamis (25/9/2014).

Namun, polisi, kata dia, tidak akan menghentikan kasus tersebut hingga benar-benar jelas apa yang sebenarnya terjadi. Meski demikian, kasus tersebut mendapat kendala lantaran korban ternyata sudah pindah ke Eropa.

"Ya enggak (dihentikan), tetap saja kasus itu ada karena kita ingin membuat terang, apa sih yang sebenarnya terjadi," ujar dia.

Diberitakan sebelumnya, jajaran kepolisian melakukan pencarian dan pengejaran terhadap para pemerkosa Jasveen Kaur. Polisi menduga pelakunya berjumlah empat orang. Salah seorang pelaku sudah diketahui ciri-cirinya. 

Baca juga:

Mahasiswi Unpad Asal Malaysia Dirampok dan Diperkosa

Polisi Buru Empat Pemerkosa Mahasiswi Unpad Asal Malaysia

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Helm Pink dan Sandal Jadi Petunjuk Identitas Mayat Perempuan Terbakar di Tumpukan Jerami

Helm Pink dan Sandal Jadi Petunjuk Identitas Mayat Perempuan Terbakar di Tumpukan Jerami

Regional
Ini Pengakuan Ayah yang Pukuli Anak Kandung Usia 3 Tahun hingga Tewas

Ini Pengakuan Ayah yang Pukuli Anak Kandung Usia 3 Tahun hingga Tewas

Regional
Kemarau Landa Aceh Utara, Puluhan Hektare Sawah Terancam Gagal Panen

Kemarau Landa Aceh Utara, Puluhan Hektare Sawah Terancam Gagal Panen

Regional
Kesal, Ayah Pukuli Wajah Anak Kandung Usia 3 Tahun hingga Tewas

Kesal, Ayah Pukuli Wajah Anak Kandung Usia 3 Tahun hingga Tewas

Regional
Belajar dari Kasus Pawang Ular Tewas Digigit King Kobra, Ahli: Itu Hewan Liar Berbahaya...

Belajar dari Kasus Pawang Ular Tewas Digigit King Kobra, Ahli: Itu Hewan Liar Berbahaya...

Regional
Penderita Antraks di Gunungkidul Capai 30 Orang

Penderita Antraks di Gunungkidul Capai 30 Orang

Regional
Kekasih Akan Menikah dengan Pacar Baru, Pria Ini Upload Foto dan Video Syur ke Facebook

Kekasih Akan Menikah dengan Pacar Baru, Pria Ini Upload Foto dan Video Syur ke Facebook

Regional
BKSDA Palu Gelar Sayembara untuk Bebaskan Buaya Berkalung Ban Bekas

BKSDA Palu Gelar Sayembara untuk Bebaskan Buaya Berkalung Ban Bekas

Regional
6 Warga China yang Terdampar di Rote Ndao Negatif Virus Corona

6 Warga China yang Terdampar di Rote Ndao Negatif Virus Corona

Regional
Fakta Baru Perkelahian yang Tewaskan 2 Pemuda, Bermula dari Perselisihan di Arena Balapan Liar

Fakta Baru Perkelahian yang Tewaskan 2 Pemuda, Bermula dari Perselisihan di Arena Balapan Liar

Regional
6 Warga China yang Mengapung di Rote Ndao Sempat Dihadang Tentara Australia

6 Warga China yang Mengapung di Rote Ndao Sempat Dihadang Tentara Australia

Regional
Demi Muluskan Aksi Tipu, Pria yang Ngaku Pegawai BPS Janjikan Korbannya Lolos PNS

Demi Muluskan Aksi Tipu, Pria yang Ngaku Pegawai BPS Janjikan Korbannya Lolos PNS

Regional
4 Tahun Diculik, Pria Paruh Baya di Cianjur Cabuli Korban Belasan Kali

4 Tahun Diculik, Pria Paruh Baya di Cianjur Cabuli Korban Belasan Kali

Regional
Curi Rp 34,8 Juta dalam Koper di Bandara Kualanamu, 4 Porter Lion Air Diamankan

Curi Rp 34,8 Juta dalam Koper di Bandara Kualanamu, 4 Porter Lion Air Diamankan

Regional
Orangtua Mahasiswi Unesa di Wuhan Sebut Anaknya Ingin Cepat Dievakuasi

Orangtua Mahasiswi Unesa di Wuhan Sebut Anaknya Ingin Cepat Dievakuasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X