Kompas.com - 19/09/2014, 02:47 WIB
|
EditorFidel Ali Permana

NUNUKAN.KOMPAS.com - Pelantikan Ketua definitif DPRD Nunukan Kalimantan Utara dari Partai Demokrat yang rencananya akan dilaksanakan hari ini gagal dilaksanakan. Gagalnya pelantikan Ketua devinitive DPRD Nunukan tersebut disinyalir adanya kontroversi terkait penunjukan Irwan Sabri sebagai ketua DPRD Nunukan oleh Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat.

Padahal sesuai dengan Surat Keputusan Gubernur Kalimantan Utara No. 171.2/K.188/2014 nama H Danni Iskandar lah yang ditetapkan sebagai Ketua DPRD NUnukan Periode 2014-2019. Kasubag Humas DPRD Nunukan Tasran mengatakan, sejumlah anggota DPRD Nunukan mempertanyakan SK Gubernur Kalimantan Utara yang tidak ditanda tangan Dr H Irianto Lambrie selaku Pejabat Gubernur Kalimantan Utara.

"Tanggal 9 September 2014 kami telah menerima SK Gubernur. Pada prinsipnya pihak sekretariat DPRD Nunukan siap saja melakukan pelantikan. Namun kemarin ada rapat gabungan komisi ada beberapa hal yang perlu diklarifikasi dulu jadi untuk pelantikan belum bisa kita pastikan," ujar Kasubag Humas DPRD Nunukan Tasran Kamis (18/09).

Terkait SK Gubernur yang tidak ditandatangi oleh Pejabat Gubernur, Tasran membenarkan adanya rapat gabungan fraksi yang membahas permasalahan tidak adanya tanda tangan Pejabat Gubernur Rabu (17/09).

"Yang hadir dari Demokrat kemarin cuma H Danni sama Pak Fery. Yang 4 lainnya tidak hadir. Yang dikonfirmasi masalah SK itu. Karena angota dewan dari Demokrat kemarin hanya 2, mereka mau rapat lagi hari ini," imbuh Tasran.

Namun dikonfirmasi adanya usulan dari DPP Partai Demokrat terkait nama Irwan Sabri yang diusulkan menjadi Ketua DPRD Nunukan, Tasran mengatakan belum ada surat rekomendasi terkait penunjukan Irwan Sabri oleh DPP yang masuk ke sekertariat DPRD Nunukan.

“Kalau yang berdasarkan SK kemarin yang rekomendasi dari DPC itu yang direkomendasi memang H Danni. Nah itu yang kita usulkan di sekertariat kabupaten, jadi bupati mengirim surat mengusulkan ke Provinsi Kaltara. Nah kalau Irwan sampai sekarang kita belum terima rekomendasi," ujar Tasran.

Terkait aturan pelantikan Ketua DPRD Nunukan Tasran mengatakan mengacu PP lama usulan dari DPClah yang berhak dilantik menjadi Ketua DPRD.

"Kalau mengacu PP yang lama itu dari DPC. Cuma ada lagi mereka mengatur dalam Anggaran Rumah Tangga Partai," ujar Tasran.

Sementara Wakil Sekertaris Jenderal DPC Partai Demokrat Nunukan Haerudin Rauf enggan berkomentar berkomentar banyak terkait tertundanya pelantikan Ketua DPRD Nunukan.

“Secara internal kepartaian bahwa efek dari perbedaan pendapat itu biasa. Tetapi jangan sampai terekspos keluar, sebab ini masalah internal kita. Mudah mudahan setelah ketua partai kita hadir kita bisa solidkan semua permasalahan permalasahan difraksi. DPC mungkin akan memanggil fraksi untuk memberikan klarifikasi terhadap isu isu yang berkembang dimasyarakat," ujar Haerudin Rauf.

Sementara Anggota DPRD Nunukan dari Partai Demokrat H Danni Iskandar dan Saleh memilih bungkam saat dikonfirmasi terkait penundaan pelantikan Ketua DPRD Nunukan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.