Kompas.com - 18/09/2014, 16:05 WIB
Ilustrasi ABCIlustrasi
|
EditorFarid Assifa
KEFAMENANU, KOMPAS.com  Mervin Tri Hadianto, dokter spesialis penyakit anak yang bertugas di Rumah Sakit Umum (RSU) Kefamenanu Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, menolak permintaan seorang mahasiswi berusia 19 tahun yang ingin minta disuntik KB.

Kepada Kompas.com, Kamis (18/9/2014), Mervin mengatakan, dirinya menolak permintaan mahasiswi salah satu universitas di Kefamenanu itu karena dia belum menikah.

“Dia (mahasiswi) datang ke tempat praktik saya, kemarin sore, terus ditanya sama asisten di pendaftaran, katanya mau suntik KB. Karena baru pertama, kan harus didata. Lha, pas ditanya, sudah nikah atau belum, dia jawab belum, akhirnya konsul ke saya. Ya, saya tolak. Dia mengaku kuliah di salah satu universitas di Kefamenanu,” kata Mervin.

Mendapat penolakan itu, sang mahasiswi itu pun langsung angkat kaki dari tempat praktik Mervin.

"Saya jelas tolak permintaan itu karena tidak sesuai dengan hati nurani saya,” beber Mervin.

Menurut Mervin, sang mahasiswi itu sebelumnya sudah biasa disuntik KB di dokter yang lain. Namun, karena sang dokter langganannya sedang tak buka praktik, akhirnya dia mendatangi Mervin.

Mahasiswi yang minta disuntik KB tersebut, kata Mervin, kemungkinan akibat kebijakan salah satu universitas di Kefamenanu yang akan mencutikan mahasiswi hamil dan boleh masuk jika ada surat menikah resmi dari gereja.

“Jadinya mahasiswi pengin tetap seks bebas tanpa hamil. Ya, menurut saya, sedikit perbaikan daripada jadi pembunuh dengan menggugurkan janin, walau sama-sama moralnya rusak. Siap-siap HIV merebak. Tinggal tunggu tes HIV saja buat syarat jadi mahasiswi atau mahasiswa baru karena mahasiswi pintar-pintar mengakali aturan baru,” tandasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X