Kompas.com - 18/09/2014, 15:45 WIB
Jembatan Waebobo di Muara Waebobo yang tak jauh dari Pasar Borong yang baru dibangun pada anggaran 2012 lalu, ambruk akibat diterjang Banjir tadi Malam, Kamis (3/1/2013). Kompas.com/ Markus MakurJembatan Waebobo di Muara Waebobo yang tak jauh dari Pasar Borong yang baru dibangun pada anggaran 2012 lalu, ambruk akibat diterjang Banjir tadi Malam, Kamis (3/1/2013).
|
EditorFarid Assifa
BORONG, KOMPAS.com — Kekeringan panjang yang melanda beberapa daerah di Provinsi Nusa Tenggara Timur mengakibatkan debit air sungai terus menurun. Salah satu wilayah yang terkena dampak kekeringan adalah Kabupaten Manggarai Timur, Pulau Flores.

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Insan Lantang Muda (Ilmu) Kabupaten Manggarai Timur, Flores, NTT, Doni Parera, kepada Kompas.com di Borong, Kamis (18/9/2014). menjelaskan, debit air Sungai Waebobo di Kelurahan Ranaloba dan Kelurahan Kota Ndora di kabupaten itu terus mengecil. Kondisi itu membuat warga harus berbagi air dengan binatang peliharaan mereka.

Menurut Doni, warga berbagi air dengan hewan peliharaan di Sungai Waebobo, tepat di bawah Jembatan Waebobo yang dibangun dengan biaya Rp 20 miliar. Fenomena itu sungguh ironis. Kebutuhan warga yang mendasar sebenarnya adalah air bersih, tetapi yang diprioritaskan oleh pemerintah malah membangun jembatan dengan biaya yang sangat besar.

"Dulu air minum bersih pernah mengalir dengan baik ke permukiman warga ketika masa pemilihan bupati dan wakil bupati Manggarai Timur 2013 lalu. Tapi, setelah itu, (air) tidak mengalir lagi," ujar Doni, Kamis.

Sebenarnya, kata Doni, di daerah itu sudah dibangun jaringan pipa air bersih yang dikelola oleh Pastor Waser SVD. Air pun mengalir lancar ke permukiman warga. Namun, setelah pengelolaannya diambil alih oleh Pemkab Manggarai Timur, bak-bak penampungan air menjadi kosong.

"Saya sarankan sebaiknya mobil-mobil tangki milik Dinas Sosial datang ke rumah warga untuk bagi-bagi air minum," ujarnya.

Doni menambahkan, krisis air bersih juga melanda Desa Nanga Labang ketika air di Sungai Waelaku terus berkurang. Mereka juga harus berbagi air sungai dengan hewan peliharaan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X