Kompas.com - 17/09/2014, 13:43 WIB
Sapi SBY Tiba di Istiqlal

Seekor sapi berwarna putih tiba di pekarangan taman Masjid Istiqlal Jakarta sekitar pukul 10.15 wib, Senin (14/10/2013).Sapi tersebut adalah hewan kurban sumbangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.Kompas.com/Ummi Hadyah Saleh Ummi hadyah SalehSapi SBY Tiba di Istiqlal Seekor sapi berwarna putih tiba di pekarangan taman Masjid Istiqlal Jakarta sekitar pukul 10.15 wib, Senin (14/10/2013).Sapi tersebut adalah hewan kurban sumbangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.Kompas.com/Ummi Hadyah Saleh
EditorCaroline Damanik

MALANG, KOMPAS.com - Menjelang Hari Raya Kurban, masyarakat dihimbau untuk lebih teliti dalam memilih hewan kurban. Masyarakat juga harus waspada dengan penyakit hewan yang bisa menular ke manusia.

"Yang perlu diwaspadai penyakit kulit pada hewan. Karena penyakit tersebut bisa menular ke manusia," kata Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kota Malang, drh Anton Pramujiono, saat memberikan pelatihan menyembelih hewan kurban ke para takmir masjid, Rabu (17/9/2014).

Ia menjelaskan, dalam memilih hewan kurban, masyarakat harus lebih teliti. Hewan kurban harus sehat.

Ciri-ciri hewan kurban yang sehat, tidak boleh mengeluarkan lendir di telinga, tidak ada bekas kotoran di lubang anus, bulu mengkilat, kulit bersih, dan matanya tidak sakit.

"Hewan yang digunakan kurban, untuk kambing minimal usia 1 tahun, sedangkan untuk sapi minimal usia 2 tahu," ujarnya.

Dikatakannya, pelatihan penyembelihan hewan kurban tersebut untuk meningkatkan pengetahuan para takmir masjid menjelang Hari Raya Kurban.

Ia berharap, dengan adanya pelatihan itu akan menghasilkan daging kurban yang aman, halal, sehat, dan utuh.

"Sebenarnya mereka sudah paham, tapi perlu direfresh lagi. Agar penyembelihan hewan kurban tidak menyakiti hewan tersebut," katanya.

Takmir Masjid Arafah, Kelurahan Dinoyo, Idam Sukarjani mengatakan, pelatihan tersebut sangat berguna bagi para takmir masjid.

Dengan pelatihan itu, para takmir mengetahui cara menyembelih hewan kurban yang tidak menyiksa hewan tersebut.

"Seperti cara merobohkan sapi, sebelum disembelih. Sebelumnya, kami menjegal sapi tersebut sampai roboh. Ternyata itu menyakiti sapi. Sekarang ada cara yang lebih bagus, yaitu menggunakan tali dan dirobohkan secara pelan-pelan," katanya.



Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X