Kompas.com - 17/09/2014, 13:18 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
EditorCaroline Damanik

LAMONGAN, KOMPAS.com
— Polres Lamongan akhirnya menangkap Duana Setiawan (32), seorang sales rokok asal Tulungrejo Pare Kediri, Jawa Timur, pelaku kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur.

Berbekal informasi dari Putri (nama samaran) bahwa pelaku memakai mobil Toyota Innova yang dipakai menjemput pelaku saat kali pertama bertemu korban.

Begitu diketahui jenis kendaraan hingga nomor ponsel pelaku berhasil ditemukan, seorang anggota Polwan Lamongan, Bripka Hidayatul Nikmah, menyamar sebagai seorang janda yang sedang membutuhkan pekerjaan dari bantuan pelaku, Duana Setiawan.

Polwan yang menyamar ini menghubungi pelaku melalui SMS.

”Dari isi SMS itu tersangka ternyata menaruh empati dan mau membantu saya untuk mencarikan pekerjaan,” ungkap Meme alias Bripka Hidayatul Nikmah saat mengisahkan proses penjebakan untuk menangkap tersangka, Rabu (17/9/2014) siang.

Strategi jebakan itu ternyata membuahkan hasil. Pelaku akhirnya bersedia mencarikan pekerjaan untuk Meme. Meme dan pelaku sepakat bertemu di pendapa alun–alun Lamongan di sisi utara.

Dengan mengendarai sepeda motor, pelaku turun dan menghampiri sang polwan yang menyamar dan berdandan bak janda. Setelah berkomunikasi berjalan sekitar dua menit, pelaku langsung disergap empat orang anggota Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

Pelaku tidak bisa berkutik ketika polisi menangkapnya dan ia hanya bengong dengan apa yang dialaminya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tersangka kemudian dibawa ke ruang unit PPA dan mengakui semua perbuatannya terhadap Putri yang ditidurinya dengan paksa di mobil Toyota Innova pada 24 Agustus lalu itu di lokasi Pasar Agrobis Semando.

Saat itu, pelaku dan korban bertemu. Pelaku menyanggupi permintaan Putri untuk dicarikan pekerjaan di Babat Lamongan. Mereka lalu berangkat dari Prambon Nganjuk, tempat kelahiran Putri, menuju Babat. Sampai di Babat, korban diminta melayani nafsu bejatnya di dalam mobil dengan ancaman.

Puas melampiaskan nafsu bejatnya, pelaku kemudian menitipkan korban kepada Miftakhul Hasanah, pemilik warung di Agrobis. Pemilik warung kemudian bertandang ke Nganjuk dan mengisahkan perjalanan Putri hingga ke warung miliknya.

Putri dijemput keluarganya dan melapor ke polisi. Setelah hampir 20 hari menyelidiki kasusnya, akhirnya PPA berhasil menangkap pelaku dengan penyamaran yang dilakoni seorang anggota Polwan, Bripka Hidayatul Nikmah.

“Pelaku terancam hukuman 12 tahun. Dan diketahui pelakunya memang hidung belang karena sudah menikahi siri perempuan Babat. Makanya waktu dipancing oleh anggota yang menyaru bernama Meme, pelaku bergegas ingin bertemu. Intinya Meme juga maunya dijadikan pemuas nafsu, tapi dia tidak tahu kalau kita jebak,” ungkap Efendi Lubis.



Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.