Dibantah, Kabar Rumah Wakil Wali Kota Makassar Terbakar

Kompas.com - 17/09/2014, 11:14 WIB
Puing-puing Pasar Hartaco di Jl Daeng Tata, Makassar yang terbakar, mulai Selasa (16/9/2014) malam hingga Rabu (17/9/2014) dinihari. KOMPAS.com/Hendra CiptoPuing-puing Pasar Hartaco di Jl Daeng Tata, Makassar yang terbakar, mulai Selasa (16/9/2014) malam hingga Rabu (17/9/2014) dinihari.
|
EditorGlori K. Wadrianto

MAKASSAR, KOMPAS.com
- Rumah Wakil Wali Kota Makassar, Syamsul Rizal ternyata selamat dalam kebakaran yang melanda Pasar Hartako dan Kompleks Puri Tata Indah di Jalan Daeng Tata, Selasa (16/9/2014) malam.

Wakil Wali kota yang akrab disapa Daeng Ical saat ini sedang menunaikan ibadah haji bersama istrinya.

Menurut tim media officer Daeng Ical, Ade, Rabu (17/9/2014), beberapa rumah di kompleks tersebut dilalap si jago merah. Namun, api belum sempat merambat ke rumah Daeng Ical, dan petugas telah berhasil memadamkan kobaran api. Sebelumnya, berdasarkan kesaksian warga disebutkan, rumah Daeng Ical pun tak luput dari lalapan api.

"Alhamdulillah, rumah Daeng Ical aman dari musibah kebakaran tadi malam. Di mana, masih ada sekitar lima rumah dari titik api di kompleks Puri Tata Indah hingga bisa mencapai rumah Daeng Ical yang terletak di blok C no 11," kata Ade.

Dalam musibah kebakaran yang terjadi sekitar pukul 21.45 Wita, sebanyak 51 lapak di Pasar Hartako, 25 unit rumah di Puri Tata Indah, satu minimarket di Jalan Daeng Tata hangus. Api berhasil dikuasai oleh petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kota Makassar setelah menerjunkan 23 unit mobil pemadan, dibantu enam unit mobil pemadam dari Kabupaten Gowa dan warga sekitar lokasi kebakaran. Api padam pada Rabu dinihari sekitar pukul 02.00 Wita.

Dalam musibah tersebut, sepasang suami istri, Alamsyah alias Anca, mengalami luka bakar ringan pada bagian tubuhnya dan istrinya Fitriani mengalami luka bakar sekujur tubuhnya. Saat ini, kedua korban masih dirawat di RSUD Dr Wahidin Sudirohusodo.

Selain pasangan suami istri itu, warga lain,  Adi Saharuddin mengalami luka robek pada dahi dan mendapat 20 jahitan, akibat terkena bahan bangunan yang jatuh. M Sahreno mengalami luka pada bagian kaki sebelah kanan.

Baca juga: Pasar Hartako Makassar Terbakar, Ratusan Kios dan Rumah Wakil Walikota Ikut Terbakar



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X