Ini Janji Kampanye Ridwan Kamil yang Belum ''Lunas''

Kompas.com - 16/09/2014, 12:20 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto
KOMPAS.com/Putra Prima PerdanaWali Kota Bandung, Ridwan Kamil


BANDUNG, KOMPAS.com - Ridwan Kamil dan Oded Danial, genap satu tahun menjabat Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung, Selasa 16 September 2014. Meski mengklaim telah melakukan beberapa keberhasilan, Emil-sapaan akrab Ridwan Kamil- dan Oded masih punya utang janji kampanye kepada masyarakat.

Utang yang pertama adalah janji Rp 100 juta per RW. Menurut Emil, janji ini belum bisa direalisasikan pada tahun pertama lantaran terbentur aturan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang terlambat dibahas.

"Anggaran sudah diketok dan disepakati tapi bentuknya program bukan bentuk hibah. Program ini baru bisa direalisasikan tahun 2015," tutur Emil di Bandung, siang tadi.

Janji kampanye lainnya adalah membuat kampung juara. Menurut Emil, hal ini terkendala karena belum ada kampung yang bisa memenuhi 17 syarat khusus menjadi kampung juara. Syarat-syarat tersebut di antaranya adalah ada taman, lapangan sepak bola, dan fasilitas umum. "Program ini terkendala lahan," kata Emil.

Kemudian, janji lainnya yang belum terealisasi adalah satu kelurahan satu komoditi produk dan pengentasan masalah kemacetan dan transportasi umum. Dia kembali berjanji, hal tersebut akan selesai pada masa kepemimpinan di tahun ketiga dan selebihnya.

Untuk kartu sehat yang belum terlihat wujudnya, Emil berdalih hal tersebut sudah dilakukan melalui pengganti premi BPJS kepada warga miskin dengan menggunakan APBD. "Jadi seharusnya warga Kota Bandung terwakili dengan BPJS. Tidak boleh ada warga Bandung yang tidak punya BPJS," tegas Emil.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rumah Saksi Perjuangan Melawan Agresi Militer Belanda Terancam Pembangunan Tol

Rumah Saksi Perjuangan Melawan Agresi Militer Belanda Terancam Pembangunan Tol

Regional
Pelaku Pembuang Bayi di Sleman Seorang Pelajar dan Mahasiswa Kedokteran

Pelaku Pembuang Bayi di Sleman Seorang Pelajar dan Mahasiswa Kedokteran

Regional
Gunungkidul Bangun 1000 Titik Jaringan Internet di 2020

Gunungkidul Bangun 1000 Titik Jaringan Internet di 2020

Regional
Seluruh Anggota DPRD Kabupaten Banjar Menolak Diperiksa Swab Tenggorokannya

Seluruh Anggota DPRD Kabupaten Banjar Menolak Diperiksa Swab Tenggorokannya

Regional
Tertular Pasien, 4 Perawat RSUD Klungkung Positif Covid-19

Tertular Pasien, 4 Perawat RSUD Klungkung Positif Covid-19

Regional
'75 Tahun Merdeka, Desa Kami Belum Masuk Listrik, Anak-anak Belajar Pakai Lampu Teplok...'

"75 Tahun Merdeka, Desa Kami Belum Masuk Listrik, Anak-anak Belajar Pakai Lampu Teplok..."

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 13 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 13 Agustus 2020

Regional
Warga yang Makan Daging Busuk BPNT Muntah-muntah

Warga yang Makan Daging Busuk BPNT Muntah-muntah

Regional
Masih Berkabung, Petugas Kesulitan Tracing Warga yang Rebut Jenazah Covid-19

Masih Berkabung, Petugas Kesulitan Tracing Warga yang Rebut Jenazah Covid-19

Regional
Tersangka Kasus Pengeroyokan dan Perusakan Midodareni di Solo Bertambah

Tersangka Kasus Pengeroyokan dan Perusakan Midodareni di Solo Bertambah

Regional
Kasus Randi, Mahasiswa UHO yang Tertembak dalam Demo, Disidangkan di PN Jaksel

Kasus Randi, Mahasiswa UHO yang Tertembak dalam Demo, Disidangkan di PN Jaksel

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 13 Agustus 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 13 Agustus 2020

Regional
289 Anak Usia Sekolah Positif Corona di Papua, Ini Penjelasannya

289 Anak Usia Sekolah Positif Corona di Papua, Ini Penjelasannya

Regional
Belajar Tatap Muka SMP di Padang Panjang Berjalan Lancar, Ada 9 Aturan yang Harus Dipatuhi

Belajar Tatap Muka SMP di Padang Panjang Berjalan Lancar, Ada 9 Aturan yang Harus Dipatuhi

Regional
Pria Ini Bunuh Kekasihnya gara-gara Cium Bau Sperma di Sofa Rumah

Pria Ini Bunuh Kekasihnya gara-gara Cium Bau Sperma di Sofa Rumah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X