Kompas.com - 15/09/2014, 14:25 WIB
Puluhan aktivis mahasiswa Unswagati Cirebon berunjuk rasa di kompleks perkantoran Kabupaten CIrebon, Senin (15/9/2014) siang. Mereka menuntut pertanggungjawaban kepemimpinan anggota DPRD lama dan meminta perbaikan pada anggota DPRD baru. KOMPAS.com/Mohamad Syahri RomdhonPuluhan aktivis mahasiswa Unswagati Cirebon berunjuk rasa di kompleks perkantoran Kabupaten CIrebon, Senin (15/9/2014) siang. Mereka menuntut pertanggungjawaban kepemimpinan anggota DPRD lama dan meminta perbaikan pada anggota DPRD baru.
|
EditorCaroline Damanik

CIREBON, KOMPAS.com
  - Pelantikan Dewan Perwakilan Rakyat Periode 2014–2019, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, berlangsung ricuh, Senin (15/9/2014). Puluhan aktivis mahasiswa Unswagati Cirebon, dipukul mundur setelah beberapa kali menerabas barikade kepolisian yang sedang mengamankan sidang pelantikan.

Puluhan mahasiswa berunjuk rasa sejak Senin pagi di sekitar kompleks perkantoran Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Lama menunggu anggota DPRD yang tak kunjung datang, puluhan aktivis memaksa masuk meski harus berhadapan dengan petugas.

Massa lalu terlibat aksi dorong dengan petugas. Bahkan, sebagian terkena pukul di bagian kepala, dan kaki.

“Kami hanya ingin menyuarakan keluhan masyarakat Cirebon. Jangan halangi kami Pak,” teriak Anton, salah satu mahasiswa yang terkena tendangan dan pukulan, lantang.

Tidak cukup satu kali, mahasiswa terus berusaha menerabas masuk, hingga kericuhan terjadi beberapa kali. Dalam orasinya, mereka menuntut bertemu anggota DPRD lama, dan yang baru dilantik. Mereka menagih janji kepemimpinan anggota DPRD lama yang tak pernah dirasakan perubahannya.

“Kami menilai kepemimpinan lama telah gagal, kami ingin meminta anggota DPRD Kabupaten Cirebon periode mendatang (2014-2019) tidak mengulangi hal sama. Namun kami sangsi, baru saja mau dilantik, 50 anggota DPRD baru dikarantina di satu-satunya hotel berbintang empat di Cirebon,” keluh Anton.

Meski lama berunjuk rasa, sebanyak lima puluh anggota DPRD Kabupaten Periode 2014-2019, tetap melangsungkan prosesi pelantikan, hingga selesai. Puluhan aktivs mahasiswa membubarkan diri dengan damai.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartispasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartispasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.