Rusuh di Manokwari, Satu Kampung Dibakar Hingga Hangus

Kompas.com - 15/09/2014, 01:17 WIB
Salah satu rumah di Kampung Warseti, Distrik Tanah Rubuh yang dibakar oleh ratusan massa dari Distrik Oransbari, Minggu (14/9/2014). kompas.com/Budy Setiawan Kontributor Kompas TV ManokwariSalah satu rumah di Kampung Warseti, Distrik Tanah Rubuh yang dibakar oleh ratusan massa dari Distrik Oransbari, Minggu (14/9/2014).
|
EditorFidel Ali Permana


MANOKWARI.KOMPAS.com - Ratusan warga dari Distrik Oransabari, Kabupaten Manokwari Selatan, Minggu (14/9/2014), menyerang Kampung Warneti, Distrik Tanah Rubuh, Kabupaten Manokwari, Papua Barat. Akibat penyerangan ini perumahan penduduk di kampung tersebut ludes terbakar.

Penyerangan dan pembakaran rumah penduduk, Kampung Warneti, Distrik Tanah Rubuh, Kabupaten Manokwari dilakukan akibat tewasnya salah satu warga Distrik Oransbari, Muslim Ridwan yang ditembak oleh warga Kampung Warneti.

Muslim sempat dilarikan dilarikan ke Puskesmas Oransbari, namun nyawanya tidak dapat tertolong. Muslim menderita luka tembak di bagian bahu sebelah kanan dan tembus di bahu sebelah kiri. Korban diduga ditembak dari jarak dekat dengan menggunakan senjata api rakitan.

Sementara itu, massa dengan brutal menghancurkan seluruh kampung tersebut. Enam kendaraan beserta tiga puluh rumah ludes terbakar. Hanya tersisa dari penyerangan tersebut satu buah rumah ibadah dan balai kampung warga setempat.

Aparat kepolisian dibantu Brimob Detasemen C Polda Papua yang tiba di lokasi kejadian hanya dapat menenangkan massa yang emosi. Namun aparat tidak dapat mencegah hancurnya seluruh kampung tersebut, karena terlambat tiba dilokasi kejadian.

Usai melakukan pembakaran, massa akhirnya membubarkan diri dan kembali ke Distrik Oransbari yang jaraknya sekitar 15 kilo meter dari lokasi kejadian. Menurut sejumlah warga kejadian pembakaran tiga puluh rumah di Kampung Warneti, Distrik Tanah Rubuh, Kabupaten Manokwari dilakukan secara spontanitas dan tidak direncanakan, mereka emosi ketika mendapati salah satu warganya tewas ditembak oleh warga kampung tersebut.

Suasana di Kampung Warneti terlihat sepi, diduga sebelum terjadi penyerangan dan pembakaran warga kampung itu sudah melarikan diri masuk kedalam hutan. Hingga kini pihak kepolisian resort Manokwari dibantu personil Brimob masih melakukan pengejaran terhadap pelaku penembakan, yakni berinisial ON. Sedangkan korban Muslim Ridwan sudah dibawa ke rumah duka setelah diotopsi di Puskesmas Oransbari.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dipercaya Sebagai Penurun Panas Sampai Obat Kesuburan, Buah Tempayang Jadi Primadona Ekspor

Dipercaya Sebagai Penurun Panas Sampai Obat Kesuburan, Buah Tempayang Jadi Primadona Ekspor

Regional
Ribuan Lebah 'Odeng' Serang Belasan Petani Saat di Bekerja Sawah, 2 Meninggal

Ribuan Lebah "Odeng" Serang Belasan Petani Saat di Bekerja Sawah, 2 Meninggal

Regional
Diduga Tertidur Saat Memasak, Warga Makassar Tewas dalam Rumahnya yang Terbakar

Diduga Tertidur Saat Memasak, Warga Makassar Tewas dalam Rumahnya yang Terbakar

Regional
Hidup Seorang Diri, Guru SD di Banyuasin Tewas Ditangan Pemuda Pecandu Film Porno

Hidup Seorang Diri, Guru SD di Banyuasin Tewas Ditangan Pemuda Pecandu Film Porno

Regional
Video Viral Ibu Mengamuk di Depan Penghulu, Kades: Dia Tidak Dikasih Tahu Jam Pernikahan

Video Viral Ibu Mengamuk di Depan Penghulu, Kades: Dia Tidak Dikasih Tahu Jam Pernikahan

Regional
Ani Gelapkan Uang Nasabah Rp 7,7 M untuk Beli Rumah, Tas, dan Jalan-jalan ke Luar Negeri

Ani Gelapkan Uang Nasabah Rp 7,7 M untuk Beli Rumah, Tas, dan Jalan-jalan ke Luar Negeri

Regional
Cerita Petani Kopi di Kendal yang Sulit Jual Hasil Panen karena Wabah

Cerita Petani Kopi di Kendal yang Sulit Jual Hasil Panen karena Wabah

Regional
Mengaku Polisi, Lima Orang Culik dan Aniaya Teman Kerja

Mengaku Polisi, Lima Orang Culik dan Aniaya Teman Kerja

Regional
Seorang Dokter Positif Covid-19, Puskesmas di Kupang Ditutup Sementara

Seorang Dokter Positif Covid-19, Puskesmas di Kupang Ditutup Sementara

Regional
Persiapan Piala Dunia U-20, Pemkot Solo Cari Lokasi Pemindahan PKL Manahan

Persiapan Piala Dunia U-20, Pemkot Solo Cari Lokasi Pemindahan PKL Manahan

Regional
Kasus Guru SD Tewas dalam Ember, Rekan Kantor Curiga Korban 3 Hari Tak Masuk Kerja

Kasus Guru SD Tewas dalam Ember, Rekan Kantor Curiga Korban 3 Hari Tak Masuk Kerja

Regional
Viral Video Polisi Lepaskan Tembakan di Tengah Jalan Seperti di Film, Ini Penjelasan Kapolres Ogan Ilir

Viral Video Polisi Lepaskan Tembakan di Tengah Jalan Seperti di Film, Ini Penjelasan Kapolres Ogan Ilir

Regional
Guru SD Dibunuh Tetangga, Polisi: Pelaku Sering Mengintip Korban Saat Mandi

Guru SD Dibunuh Tetangga, Polisi: Pelaku Sering Mengintip Korban Saat Mandi

Regional
Alasan Bawaslu Jember Belum Periksa 26 Penyelenggara yang Diduga Dukung Paslon Independen

Alasan Bawaslu Jember Belum Periksa 26 Penyelenggara yang Diduga Dukung Paslon Independen

Regional
Keluarga Guru SD yang Tewas dalam Ember: Kalau Bisa, Nyawa Dibayar Nyawa...

Keluarga Guru SD yang Tewas dalam Ember: Kalau Bisa, Nyawa Dibayar Nyawa...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X