Jawaban Florence Selalu Melenceng, Polda DIY Akan Panggil Psikolog

Kompas.com - 30/08/2014, 20:03 WIB
Florence saat mengisi BBM di SPBU Lempuyangan, Rabu (27/8/2014)/ Tribun Jogja/Hendra KrisdiantoFlorence saat mengisi BBM di SPBU Lempuyangan, Rabu (27/8/2014)/
|
EditorSandro Gatra


YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Polda DI Yogyakarta akan meminta keterangan ahli bahasa, budayawan, dan psikolog terkait penyidikan kasus Florence Sihombing, mahasiswa S2 Universitas Gadjah Mada (UGM), yang dianggap telah menghina warga Yogyakarta. Proses itu akan dilakukan pada Senin (1/9/2014).

"Senin besok kita akan lanjutkan pemeriksaan. Kita rencananya mau menghadirkan ahli bahasa, psikolog dan jika mungkin budayawan," ujar Direskrimsus Polda DIY Kombes Pol Kokot Indarto di Yogyakarta, Sabtu (30/08/2014).

Kokot mengatakan, keterangan psikolog diperlukan karena selama pemeriksaan, jawaban Florence selalu melenceng dari pertanyaan. Selain itu, keterangan psikolog juga perlu untuk melihat pernyataan Florence di media sosial.

"Bisa kita lihat postingan-postinganya seperti tanda kutip. Lalu ketika di mintai keterangan Florence sering "mlenting-mlenting", ketika ditanya jawabanya jauh berbeda dari yang ditanyakan," ucap dia.

Adapun budayawan, tambah Kokok, nantiya akan diminta pendapatnya terkait kasus Florence dengan Yogyakarta sebagai kota budaya dan pelajar.

Florence resmi ditahan di rumah tahanan Polda DIY sore tadi. Ia dijerat Pasal 27 ayat 3 jo Pasal 45 ayat 1, Pasal 28 ayat 2 jo Pasal 45 ayat 2 UU ITE Nomor 11 Tahun 2008. Sementara untuk KUHP, ia dijerat Pasal 310 KUHP dan atau Pasal 311 KUHP.

Florence sudah meminta maaf kepada warga Yogyakarta atas pernyataannya di Path. Ia mengaku sangat menyesal dan berjanji tidak akan mengulangi. (baca: Hina Warga Yogya di Media Sosial, Florence Minta Maaf)

Baca juga:

Mendapat Banyak Teror, Florence Disebut Stres Berat

Florence Terancam Enam Tahun Penjara

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Regional
Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.