Tana Toraja Ingin Bangun Patung Yesus Kristus Tertinggi di Dunia

Kompas.com - 30/08/2014, 11:15 WIB
Rumah asli adat Tongkonan dari Suku Toraja menjadi pemandangan baru saat menginjakkan kaki di Festival Kuliner Serpong 2014 KOMPAS.com/SRI NOVIYANTIRumah asli adat Tongkonan dari Suku Toraja menjadi pemandangan baru saat menginjakkan kaki di Festival Kuliner Serpong 2014
|
EditorKistyarini

TANA TORAJA, KOMPAS.com
 — Pemerintah Kabupaten Tana Toraja berencana membangun patung Yesus Kristus tertinggi di dunia. Patung raksasa itu akan dibangun setinggi 40 meter di Bukit Burake, Makale, Tana Toraja, Sulawesi Selatan.

Bupati Tana Toraja Theopilus Allorerung mengatakan, tinggi patung ini bakal mengalahkan patung Christ the Redeemer di Rio de Janeiro, Brasil.

"Jadi, nanti tidak perlu ke Brasil. Kita bangun di atas gunung," kata Theopilus di Makale, Tana Toraja, Jumat (29/8/2014).

Patung raksasa ini sekaligus untuk wisata religi di Tana Toraja. Di samping itu, Tana Toraja juga sangat kental dengan adat budaya masyarakatnya. Pemandangan alam di Tana Toraja juga tak kalah cantik.

"Toraja itu dari awal dianugerahi nilai budaya," lanjut Theopilus.

Ia menjelaskan, suku di Toraja merupakan suku tertua di Sulawesi. Namun, penelitian terhadap suku ini masih berlanjut. Menurut Theopilus, penelitian terakhir menunjukkan bahwa suku ini telah ada 1.000 tahun lalu.

Kawasan Tana Toraja berada pada ketinggian 300 meter di atas permukaan laut (mdpl) hingga 2.400 mdpl. Udara di sana cukup dingin, yaitu 15-25 derajat celsius.

Saat ini, lanjut Theopilus, wisatawan mancanegara di Tana Toraja mencapai 70.000 orang per tahun dan ratusan wisatawan lokal per tahun.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diburu Selama 55 Hari, Pembakar Ningsih, Wanita Asal Kulon Progo Akhirnya Ditangkap

Diburu Selama 55 Hari, Pembakar Ningsih, Wanita Asal Kulon Progo Akhirnya Ditangkap

Regional
Irwan, Petani Lulusan S2 Ciptakan Media Tanam dari Popok Bayi, Ini Kelebihannya

Irwan, Petani Lulusan S2 Ciptakan Media Tanam dari Popok Bayi, Ini Kelebihannya

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Pemeriksaan di Perbatasan Sulbar-Sulteng Diperketat

Kasus Covid-19 Meningkat, Pemeriksaan di Perbatasan Sulbar-Sulteng Diperketat

Regional
Gunung Sinabung Muntahkan Awan Panas Guguran Setinggi 1.500 Meter

Gunung Sinabung Muntahkan Awan Panas Guguran Setinggi 1.500 Meter

Regional
4 Pria Perkosa Remaja di Bawah Umur, 2 Pelaku Ditangkap

4 Pria Perkosa Remaja di Bawah Umur, 2 Pelaku Ditangkap

Regional
Jenazah Santri yang Hilang Saat Tolong Teman Tenggelam Ditemukan

Jenazah Santri yang Hilang Saat Tolong Teman Tenggelam Ditemukan

Regional
Libur Panjang, Kebun Raya Cibodas Mulai Diserbu Wisatawan

Libur Panjang, Kebun Raya Cibodas Mulai Diserbu Wisatawan

Regional
Libur Panjang, Perhatikan 3 Hal Ini Sebelum Naik Kereta Api

Libur Panjang, Perhatikan 3 Hal Ini Sebelum Naik Kereta Api

Regional
Kasus AWK, Anggota DPD RI yang Dianggap Lecehkan Kepercayaan Warga Bali, Mengaku Telah Baca Kitab Suci

Kasus AWK, Anggota DPD RI yang Dianggap Lecehkan Kepercayaan Warga Bali, Mengaku Telah Baca Kitab Suci

Regional
Libur Panjang, Wisatawan Candi Borobudur Jalani Rapid Test Acak

Libur Panjang, Wisatawan Candi Borobudur Jalani Rapid Test Acak

Regional
Tol Jakarta-Cikampek Padat, 'Contraflow' Diberlakukan

Tol Jakarta-Cikampek Padat, "Contraflow" Diberlakukan

Regional
Gempa Putus Kabel PLN di Mamuju Tengah, Listrik Ratusan Rumah Padam

Gempa Putus Kabel PLN di Mamuju Tengah, Listrik Ratusan Rumah Padam

Regional
Korban Penganiayaan Bahar bin Smith Ngaku Sudah Cabut Laporan, Polda: Kami Belum Terima

Korban Penganiayaan Bahar bin Smith Ngaku Sudah Cabut Laporan, Polda: Kami Belum Terima

Regional
Drone Jatuh di Kawasan Borobudur, Balai Konservasi: Tak Ada Kerusakan di Candi

Drone Jatuh di Kawasan Borobudur, Balai Konservasi: Tak Ada Kerusakan di Candi

Regional
Lumba-lumba 2,5 Meter Ditemukan Mati di Perairan Gunungkidul

Lumba-lumba 2,5 Meter Ditemukan Mati di Perairan Gunungkidul

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X