Kompas.com - 29/08/2014, 07:25 WIB
Becak ini pada Kamis (28/8/2014) petang mengangkut mantan Presiden BJ Habibie ke rumah masa kecilnya di Parepare, Sulawesi Selatan. Gambar diambil pada Jumat (29/8/2014) pagi. KOMPAS.com / Suddin SyamsuddinBecak ini pada Kamis (28/8/2014) petang mengangkut mantan Presiden BJ Habibie ke rumah masa kecilnya di Parepare, Sulawesi Selatan. Gambar diambil pada Jumat (29/8/2014) pagi.
|
EditorPalupi Annisa Auliani
PAREPARE, KOMPAS.com - Sekalipun mengaku bangga becaknya ditumpangi Presiden Ketiga Indonesia, BJ Habibie, pengayuh becak bernama Basri ini mengeluhkan ongkos becak yang tak langsung dibayar oleh Pemerintah Kota Parepare.

"Saya belum mendapat bayaran dari pegawai Pemkot Parepare, yang tidak saya kenal,“ aku Basri, Jumat (28/8/2014) pagi. Pada Kamis (28/8/2014) petang, dia mengangkut Habibie dan Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, ke rumah yang pernah sebentar ditinggali keluarga Habibie.

Sejak Kamis pagi hingga siang, Basri mengaku tak mengangkut penumpang demi bisa membawa Habibie dan Taufan. "Saya berharap mendapatkan honor yang dijanjikan seseorang yang barpakaian PNS Pemkot Parepare untuk mengakut Habibie dan Taufan," tutur dia.

Warga Lotange, Kelurahan Kampung Pisang, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, ini pun akhirnya harus menarik becak hingga larut malam demi mendapatkan uang untuk dibawa pulang. "Buat anak dan istri di rumah yang menunggu," ujar dia.

Kabag Humas Pemkot Parepare, Iskandar Nusu, mengatakan ongkos becak yang ditumpangi Habibie dan Taufan itu merupakan tanggung jawab Dinas Pariwisata Kota Parepare.

Seperti diberitakan sebelumnya, kunjungan Habibie ke rumah masa kecilnya merupakan satu rangkaian kegiatan dengan peresmian Institut Teknologi Habibie dan dimulainya pembangunan Monumen Cinta Habibie Ainun di Pare-pare.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.