Kemenkum HAM Bentuk Tim Pemantau Orang Asing di Magelang

Kompas.com - 28/08/2014, 23:02 WIB
|
EditorFarid Assifa
MAGELANG, KOMPAS.com - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Kantor Wilayah Jawa Tengah membentuk Tim Pemantau Orang Asing (Tim Pora) di Kabupaten Magelang. Langkah itu sebagai upaya untuk mengantisipasi terjadinya pelanggaran keimigrasian di wilayah ini.

Menurut Kabid Lalu Lintas Izin Tinggal dan Status Keimigrasian Kanwil Semarang, Wisnhu Daru Fadjar, Kabupaten Magelang merupakan wilayah dengan jumlah warga negara asing (WNA) terbanyak dari daerah lain di keresidenan Kedu.

"Kegiatan orang asing tersebut harus dipantau sehingga diketahui kegiatannya apa saja," ujar Wisnhu, di Magelang, Kamis (28/8/2014).

Disebutkan Wisnhu, ada 289 orang WNA di wilayah ini. Sebanyak 274 di antaranya adalah pelajar di sejumlah pondok pesantren dengan izin tinggal terbatas. Kebanyakan mereka berasal dari Thailand, Malaysia, Kamboja dan Filipina. Sebanyak 13 WNA mengantongi izin tinggal tetap dan dua WNA tinggal di Magelang dengan izin kunjungan.

"Selama ini pelanggaran terbanyak berupa izin tinggal yang melebih batas atau overstay. Kami telah melakukan dua jenis penindakan yakni pro yustisia dan administratatif. WNA tersebut bisa dideportasi dan bahkal cegah dan tangkal (cekal)," tandas Wisnhu.

Bupati Magelang, Zaenal Arifin menyambut baik pembentukan Tim Pora mengingat Kabupaten Magelang memiliki berbagai objek wisata berskala nasional hingga internasional, seperti Candi Borobudur, yang sering dikunjungi wisatawan asing.

"Banyaknya orang asing ini memunculkan potensi pelanggaran keimigrasian seperti penyalahgunaan izin tinggal dan overstay,“ katanya.

Selain itu, Kabupaten Magelang juga dinilai cukup strategis karena terletak di persimpangan jalur antara Semarang- Cilacap-Yogyakarta. Hal ini meningkatkan arus lalu lintas orang asing untuk masuk dan keluar wilayah Kabupaten Magelang.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Klarifikasi soal Hoaks, KPU Ogan Ilir Pastikan Calon Petahana Masih Didiskualifikasi

Klarifikasi soal Hoaks, KPU Ogan Ilir Pastikan Calon Petahana Masih Didiskualifikasi

Regional
Anggota DPRD Jeneponto Dibacok, Berawal dari Masalah Knalpot Bising

Anggota DPRD Jeneponto Dibacok, Berawal dari Masalah Knalpot Bising

Regional
Usai Bertemu Calon Suami, Perempuan Ini Kehilangan Indra Penciuman, Ternyata Kena Corona

Usai Bertemu Calon Suami, Perempuan Ini Kehilangan Indra Penciuman, Ternyata Kena Corona

Regional
Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap Bawa 16 Kg Sabu, Sempat Diberondong Tembakan agar Menyerah

Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap Bawa 16 Kg Sabu, Sempat Diberondong Tembakan agar Menyerah

Regional
Awalnya untuk Usir Kebosanan, Kini Usaha Sofa Botol Plastik Andi Bisa Raup Jutaan Rupiah

Awalnya untuk Usir Kebosanan, Kini Usaha Sofa Botol Plastik Andi Bisa Raup Jutaan Rupiah

Regional
Mayat Wanita Pekerja Kafe Ditemukan di Kolam Penangkaran Buaya, Ini Dugaan Polisi

Mayat Wanita Pekerja Kafe Ditemukan di Kolam Penangkaran Buaya, Ini Dugaan Polisi

Regional
Seorang Perwira Polisi di Pekanbaru Ditangkap karena Edarkan Sabu

Seorang Perwira Polisi di Pekanbaru Ditangkap karena Edarkan Sabu

Regional
Viral, Detik-detik Polisi Tangkap Pengedar Narkoba, Diwarnai Kejar-kejaran Mobil dan Suara Tembakan

Viral, Detik-detik Polisi Tangkap Pengedar Narkoba, Diwarnai Kejar-kejaran Mobil dan Suara Tembakan

Regional
Gugus Tugas Covid-19 Klaim 70 Persen Warga Banten Patuh Protokol Kesehatan

Gugus Tugas Covid-19 Klaim 70 Persen Warga Banten Patuh Protokol Kesehatan

Regional
Kandang Ayam Kebakaran, 40.000 Ekor Ayam Hangus Terbakar

Kandang Ayam Kebakaran, 40.000 Ekor Ayam Hangus Terbakar

Regional
Banyak Layangan Dimainkan di Sekitar Bandara, Salah Satunya Tersangkut di Pesawat

Banyak Layangan Dimainkan di Sekitar Bandara, Salah Satunya Tersangkut di Pesawat

Regional
Libur Panjang Akhir Oktober, 6 Kawasan Wisata di Jateng Dijaga Ketat

Libur Panjang Akhir Oktober, 6 Kawasan Wisata di Jateng Dijaga Ketat

Regional
Pesan Terakhir Wali Kota Tasikmalaya untuk Warganya Sebelum Ditahan KPK

Pesan Terakhir Wali Kota Tasikmalaya untuk Warganya Sebelum Ditahan KPK

Regional
Fransiska Ditemukan Tewas di Kolam Penangkaran Buaya, Tangannya Diikat Lakban

Fransiska Ditemukan Tewas di Kolam Penangkaran Buaya, Tangannya Diikat Lakban

Regional
Sederet Fakta Oknum Polisi dan TNI Jadi Pemasok Senjata Api KKB di Papua

Sederet Fakta Oknum Polisi dan TNI Jadi Pemasok Senjata Api KKB di Papua

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X