Pelaku Sodomi 9 Siswa SMP Pernah Jadi korban Kejahatan Serupa

Kompas.com - 28/08/2014, 16:46 WIB
Pery Padly, pelaku pencabulan terhadap 9 orang siswa sebuah SMP di Sungai Kakap saat dimintai keterangan oleh awak media di Markas Polda Kalbar, Jalan Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat (28/8/2014) KOMPAS.com/Yohanes Kurnia IrawanPery Padly, pelaku pencabulan terhadap 9 orang siswa sebuah SMP di Sungai Kakap saat dimintai keterangan oleh awak media di Markas Polda Kalbar, Jalan Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat (28/8/2014)
PONTIANAK, KOMPAS.com - Pery Padly, pelaku pencabulan terhadap 9 siswa SMP di sungai Kakap, ternyata pernah mengalami kejahatan seksual serupa. Peristiwa tersebut dialami Pery saat ia masih duduk di kelas 3 SD.

Kapolda Kalimantan Barat, Brigjen Pol Arief Sulistianto mengungkapkan, apa yang dilakukan Pery merupakan hal serupa yang pernah dialaminya dulu.

“Dari pengakuan, dia (tersangka) pernah mengalami kejahatan seksual. Saat itu katanya dia masih kelas 3 SD," ujar Arief, Kamis (28/8/2014).

Perbuatan asusila Pery kemudian terungkap ketika salah satu orangtua korban melaporkan perbuatannya ke Polsek Kakap. Polisi kemudian mengembangkan penyelidikan dan mengungkap semua perbuatan bejat Pery.

Sejak muncul pemberitaan di media beberapa waktu lalu, Pery pun melarikan diri. Pery ditangkap di bandara Supadio, Pontianak sesaat setelah turun dari pesawat dalam perjalanan pulang dari Jakarta menuju Pontianak.

Selanjutnya, Pery langsung dibawa ke Mapolda Kalbar. Saat ini Pery masih berada di Polda Kalbar untuk menjalani proses hukum selanjutnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dinkes Kota Padang Targetkan 700.000 Warga Menerima Vaksin Covid-19

Dinkes Kota Padang Targetkan 700.000 Warga Menerima Vaksin Covid-19

Regional
Gubernur Kalbar Geram karena Lahan Konsesi Sengaja Dibakar: Mereka Pikir Saya Takut

Gubernur Kalbar Geram karena Lahan Konsesi Sengaja Dibakar: Mereka Pikir Saya Takut

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 1 Maret 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 1 Maret 2021

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 1 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 1 Maret 2021

Regional
Diduga Korupsi Dana Rehabilitasi SD, Eks Pejabat Disdik Bantaeng Ditahan

Diduga Korupsi Dana Rehabilitasi SD, Eks Pejabat Disdik Bantaeng Ditahan

Regional
Tambak Dipasena Dibangun Ulang, Bupati Tulang Bawang Berikan Apresiasi kepada Jokowi

Tambak Dipasena Dibangun Ulang, Bupati Tulang Bawang Berikan Apresiasi kepada Jokowi

Regional
Gubernur: Agar Orang Mau Berkunjung ke Bali, Pandemi Harus Dikendalikan

Gubernur: Agar Orang Mau Berkunjung ke Bali, Pandemi Harus Dikendalikan

Regional
Bali Siapkan Zona Hijau Covid-19 untuk Wisatawan Asing dan Domestik

Bali Siapkan Zona Hijau Covid-19 untuk Wisatawan Asing dan Domestik

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Disebut Paham Lokasi, Polisi: Sebagian CCTV Ditutup Lakban

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Disebut Paham Lokasi, Polisi: Sebagian CCTV Ditutup Lakban

Regional
2.500 Anggota Polda Bali Terima Vaksin Covid-19, Kapolda: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

2.500 Anggota Polda Bali Terima Vaksin Covid-19, Kapolda: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Regional
Wacana KLB Digelar di Bali, Demokrat Bali: Itu Ilegal, Kami Menolak Tegas

Wacana KLB Digelar di Bali, Demokrat Bali: Itu Ilegal, Kami Menolak Tegas

Regional
Pemilik Toko di Blitar Tewas akibat Hantaman Benda Tumpul di Kepala

Pemilik Toko di Blitar Tewas akibat Hantaman Benda Tumpul di Kepala

Regional
Jokowi Berharap Setelah Vaksinasi Ekonomi dan Pariwisata di DIY Tumbuh

Jokowi Berharap Setelah Vaksinasi Ekonomi dan Pariwisata di DIY Tumbuh

Regional
Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Regional
Fakta Perempuan Muda Tewas di Kamar Hotel, Tergeletak di Lantai dan Alami Luka di Kepala

Fakta Perempuan Muda Tewas di Kamar Hotel, Tergeletak di Lantai dan Alami Luka di Kepala

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X