Kompas.com - 26/08/2014, 02:43 WIB
Tim pencari dari Tagana Singkawang di bantu SAR Sintete saat melakukan evakuasi korban tenggelam yang berhasil ditemukan setelah melakukan pencarian di Danau Biru, Singkawang, Kalimantan Barat (12/9/2013) KOMPAS.com/YOHANES KURNIA IRAWANTim pencari dari Tagana Singkawang di bantu SAR Sintete saat melakukan evakuasi korban tenggelam yang berhasil ditemukan setelah melakukan pencarian di Danau Biru, Singkawang, Kalimantan Barat (12/9/2013)
|
EditorPalupi Annisa Auliani

SEMARANG, KOMPAS.com – Sebanyak 1.256 relawan taruna siaga bencana (tagana) disiapkan untuk mengantisipasi bencana di berbagai wilayah di Jawa Tengah. Para tagana tersebut tengah disiapkan untuk menjalani program pelatihan beserta pembinaan menghadapi kebencanaan.

“Kami sedang membahas konsolidasi dan tambahan pelaksanaan tugas tagana yang tersebar di seluruh Jateng. Kami mempersiapkan mereka saat terlatih saat terjadi bencana," ujar Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, Budi Wibowo, Senin (25//2014).

Pelatihan beserta pembinaan untuk para tagana ini dilakukan di kawasan Pekan Raya dan Promosi Pembangunan (PRPP) Semarang. Menurut dia, antipasi dengan pelatihan relawan penting untuk mengurangi potensi korban jiwa yang ditimbulkan akibat becana.

Pada pelatihan, para tagana diajarkan cara penanganann kebencanaan, mulai dari pengaturan logistik, hingga bagaimana cara menangani masyarakat yang terkena musibah bencana. Mereka yang dilatih tersebut dipersiapkan untuk bencana alam seperti longsor, gunung meletus, dan banjir bandang.

Menurut Budi, para relawan bencana yang hendak bergabung dalam tim tagana harus memiliki integritas dan kerelaan membantu sesama. Perseorangan yang hendak ikut juga mau memberikan motivasi pasca-bencana kepada masyarakat.

"Kami memberikan pembekalannya setiap tahun kepada tagana untuk menyelenggaraan diskusi terbatas, pelatihan, dan trauma healing," imbuh Budi. Para tagana juga harus siap tidak mendapatkan banyak insentif dari kerja sosial yang dilakukan tersebut. Paling banyak, tiap tagana mendapatkan insentif Rp 100.000 perbulan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X