Langka, Tikus Raksasa Berbisa Ditemukan di Kutai Timur

Kompas.com - 25/08/2014, 10:43 WIB
Solenodon paradoxus WIKIPEDIASolenodon paradoxus
EditorGlori K. Wadrianto
SANGATTA, KOMPAS.com — Hewan mirip babi yang ditangkap warga Sangatta, Kutai Timur, Kalimantan Timur, Selasa, 19 Agustus lalu, diduga tikus raksasa yang termasuk hewan langka dan nyaris punah.

"Saya belum dapat laporan, tapi kalau berwarna putih itu tikus raksasa," kata Kepala Balai Taman Nasional Kutai (BTNK), Erly Sukrismanto, Minggu (24/8/2014). 

Erly Sukrismanto juga mengaku akan memerintahkan stafnya untuk mengecek ke lokasi penemuan demi mengetahui persis jenis hewan tangkapan warga Teluk Lingga itu. "Saya akan perintahkan staf saya, Senin (25/8/2014) ke TKP untuk melihat hewan itu," ujar dia.

Senada dengan yang dikatakan Erly, dokter hewan Cut Meutia mengungkapkan, hewan itu termasuk jenis tikus raksasa yang sudah jarang ditemukan, bahkan salah satu hewan langka di dunia.

Menurut Cut Meutia, binatang ini dikenal dengan nama Solenodon, yang termasuk hewan langka yang memiliki bisa seperti ular. Solenodon ini akan mengeluarkan racun dari dalam tubuhnya jika merasa terancam. "Racun dari hewan ini jika mengenai tubuh bisa menyebabkan kelumpuhan dan hingga kematian. Oleh karena itu, sebaiknya tidak mendekatinya di saat tertentu," kata Cut Meutia yang mengaku telah melihat hewan tersebut.

Cut Meutia menyebutkan, berdasarkan penelusuran, hewan ini berasal dari Cuba, memiliki bulu yang berwarna putih, mempunyai hidung yang panjang sekitar 25 cm, dan berbau. "Hewan ini termasuk unik," kata wanita yang bekerja di bagian Pengolahan Hasil Peternakan Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Kutai Timur ini.

Sebelumnya, Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian dan Peternakan Diah Ningrum pun mengatakan bahwa hewan tersebut merupakan hewan langka dan beracun. Hewan tersebut adalah mamalia kecil mirip tikus besar dan mirip babi dengan mulut moncong panjang dan ekor panjang bersisik.

"Hewan Solenodon ini memiliki air liur beracun berbisa sehingga bisa menyuntik mangsanya hingga menyebabkan kematian," ujar Diah pula.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Antara
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gaet Investor Asing, Jawa Barat Tawarkan Sejumlah Proyek Strategis

Gaet Investor Asing, Jawa Barat Tawarkan Sejumlah Proyek Strategis

Regional
Posting Status Nyinyir tentang Penusukan Wiranto, Dosen Untidar Magelang Diperiksa

Posting Status Nyinyir tentang Penusukan Wiranto, Dosen Untidar Magelang Diperiksa

Regional
Tol Palindra Diselimuti Kabut Asap Tebal, Pengendara Diminta Waspada

Tol Palindra Diselimuti Kabut Asap Tebal, Pengendara Diminta Waspada

Regional
Diguyur Hujan 4 Hari, Karhutla di Gunung Kanaga Bogor Akhirnya Padam

Diguyur Hujan 4 Hari, Karhutla di Gunung Kanaga Bogor Akhirnya Padam

Regional
RS, Pelajar SD Korban Bullying, Kini Bisa Tersenyum dan Berniat Umrahkan Ibu

RS, Pelajar SD Korban Bullying, Kini Bisa Tersenyum dan Berniat Umrahkan Ibu

Regional
Gubernur Daerah Ini Ancam Tarik Semua Bantuan jika Penerima Merokok, Pengadu Diberi Rp 500.000

Gubernur Daerah Ini Ancam Tarik Semua Bantuan jika Penerima Merokok, Pengadu Diberi Rp 500.000

Regional
Tuturangiana Andala, Tradisi Warga Pulau Makassar Mengetuk Pintu Rezeki di Laut

Tuturangiana Andala, Tradisi Warga Pulau Makassar Mengetuk Pintu Rezeki di Laut

Regional
Fakta Baru Pembunuhan “Debt Collector”, Pelaku Berniat Santet Korban

Fakta Baru Pembunuhan “Debt Collector”, Pelaku Berniat Santet Korban

Regional
Fakta Kasus Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri, Sakit Hati hingga Terancam 5 Tahun Penjara

Fakta Kasus Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri, Sakit Hati hingga Terancam 5 Tahun Penjara

Regional
Siswa SMP di Kupang Bunuh Diri Karena Tak Bisa Bunuh Ayahnya

Siswa SMP di Kupang Bunuh Diri Karena Tak Bisa Bunuh Ayahnya

Regional
Densus 88 Geledah Rumah Mewah dan Kontrakan di Bandung

Densus 88 Geledah Rumah Mewah dan Kontrakan di Bandung

Regional
Cerita Siswa-siswi SD di Flores Pikul Air 5 Km Tiap Hari untuk Siram Toilet Sekolah

Cerita Siswa-siswi SD di Flores Pikul Air 5 Km Tiap Hari untuk Siram Toilet Sekolah

Regional
Kronologi Kaburnya 7 Napi Setelah Bobol Tahanan Polsek Peusangan Bireuen

Kronologi Kaburnya 7 Napi Setelah Bobol Tahanan Polsek Peusangan Bireuen

Regional
Di Balik Kisah Pernikahan Rp 5,6 Juta dan Cincin Kawin Meteorit, Mimpi yang Tercapai

Di Balik Kisah Pernikahan Rp 5,6 Juta dan Cincin Kawin Meteorit, Mimpi yang Tercapai

Regional
13 Korban Masih di RS, Polisi Kesulitan Usut Kasus Tabrakan Rombongan Pengantin di Aceh

13 Korban Masih di RS, Polisi Kesulitan Usut Kasus Tabrakan Rombongan Pengantin di Aceh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X