Kompas.com - 25/08/2014, 09:58 WIB
EditorGlori K. Wadrianto
BANJARNEGARA, KOMPAS.com - Sebanyak tujuh anak berambul gimbal dipastikan mengikuti ruwatan massal yang digelar dalam rangkaian kegiatan "Dieng Culture Festival V Tahun 2014" di Kawasan Wisata Dataran Tinggi Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah, 30-31 Agustus.

"Target kami memang tujuh anak, namun tidak menutup kemungkinan akan bertambah seperti dalam gelaran DCF IV 2013. Tahun kemarin, target kami hanya lima anak, namun pada hari H ruwatan bertambah menjadi tujuh anak," kata Panitia Bidang Ruwatan DCF V Tahun 2014 Bambang, di Banjarnegara, Senin (25/8/2014).

Bambang mengatakan, peserta ruwatan massal anak berambut gimbal itu berusia enam hingga 10 tahun yang berasal dari sekitar Dataran Tinggi Dieng.

Menurut dia, permintaan dari anak-anak berambut gimbal yang akan mengikuti ruwatan itu tidak ada yang unik. "Anak-anak itu ada yang minta sepeda atau mainan. Kalau tahun lalu, ada yang minta domba," kata Bambang.

Dalam kesempatan terpisah, Bupati Banjarnegara Sutedjo Slamet Utomo mengatakan, pergelaran DCF V 2014 merupakan rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi Ke-183 Kabupaten Banjarnegara.

Kegiatan yang akan digelar pada 30-31 Agustus tersebut rencananya akan dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. "Kegiatan DCF akan dimulai pada Sabtu (30/8) dengan pergelaran Jaz di Atas Awan, penyalaan lampion, dan pada Minggu (31/8) berupa prosesi pemotongan atau ruwatan rambut gimbal," kata Bambang.

Ruwatan anak berambut gimbal merupakan daya tarik tersendiri dalam kegiatan "Dieng Culture Festival" dan ditujukan untuk memohon keselamatan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa bagi anak-anak berambut gimbal yang diyakini sebagai anak bajang titipan Ratu Kidul (Ratu Laut Selatan).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Konon anak berambut gembel atau gimbal yang berjenis kelamin laki-laki merupakan titisan Eyang Agung Kala Dete, sedangkan yang perempuan titisan Nini Ronce Kala Prenye.

Pemotongan rambut gimbal harus dilakukan melalui ruwatan karena jika tanpa diruwat, sang anak akan sakit dan rambut gimbalnya akan kembali tumbuh.

Ruwatan rambut gimbal sebenarnya dapat dilakukan kapan saja sesuai kemampuan orangtua karena biayanya tidak sedikit dan hal itu atas permintaan sang anak. Dengan demikian, jika anaknya belum berkehendak, orangtua tidak bisa memaksanya meskipun telah memiliki dana untuk menggelar ruwatan termasuk menuruti apapun permintaan anak yang akan diruwat.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putri Papua Dilantik Jadi Dubes Selandia Baru, Pemprov Papua: Posisi Ini Sangat Strategis

Putri Papua Dilantik Jadi Dubes Selandia Baru, Pemprov Papua: Posisi Ini Sangat Strategis

Regional
Bangga, Inovasi Rapid Test Buatan Unpad Dipamerkan di Dubai Expo 2021

Bangga, Inovasi Rapid Test Buatan Unpad Dipamerkan di Dubai Expo 2021

Regional
Bidik Pasar Ekspor dan Industri Halal, Kang Emil Promosikan Produk Unggulan Jabar di Dubai Expo 2021

Bidik Pasar Ekspor dan Industri Halal, Kang Emil Promosikan Produk Unggulan Jabar di Dubai Expo 2021

Regional
Gubernur Enembe Berharap Pacific Exposition 2021 Mampu Dongkrak Perekonomian di Timur Indonesia

Gubernur Enembe Berharap Pacific Exposition 2021 Mampu Dongkrak Perekonomian di Timur Indonesia

Regional
Enam Pesantren Jabar Akan Pamerkan Produknya di World Expo Dubai

Enam Pesantren Jabar Akan Pamerkan Produknya di World Expo Dubai

Regional
Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Regional
Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Regional
Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Regional
Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Regional
Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Regional
Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Regional
Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.