Antisipasi Ancaman ISIS di Facebook, Keamanan Candi Borobudur Diperketat

Kompas.com - 22/08/2014, 18:10 WIB
Candi Borobudur. NURSARI INDAH MANULLANGCandi Borobudur.
|
EditorCaroline Damanik

MAGELANG, KOMPAS.com - Pengamanan Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah, mulai diperketat menyusul isu ancaman yang diduga dilakukan oleh kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) melalui media sosial.

Kepala Balai Konservasi Borobudur (BKB), Marsis Sutopo, mengatakan, sebenarnya langkah pengamanan tersebut masih dalam batas wajar karena hingga saat ini belum ada ancaman langsung ke objek wisata tersebut.

“Untuk menghadapi ancaman apapun, kita tentu mengantisipasi pengamanannya, antara lain dengan menambah jumlah personel keamanan, terutama satpam, serta selalu melakukan koordinasi dengan pihak PT Taman Wisata Candi Borobudur (PT TWCB) untuk keamanan di Zona I dan II. Kami juga berkoordinasi dengan aparat polisi setempat,” kata Marsis seusai menghadiri Seminar 200 Tahun Penemuan Candi Borobudur di Grand Artos Hotel, Magelang, Jumat (22/8/2014).

Koordinasi pengamanan dan penambahan personel itu, lanjut Marsis, sudah dilakukan sejak sepekan terakhir. Saat ini, mulai diadakan penjagaan malam di sekitar kompleks warisan budaya dunia itu oleh aparat kepolisian meskipun langkah itu juga biasa dilakukan saat acara-acara khusus seperti perayaan hari Raya Waisak dan Lebaran.

“Namun, kalau memang ada ancaman khusus ditambah lagi,” ucap Marsis.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhannas), Budi Susilo Soepandji, menambahkan bahwa pihaknya sudah melaporkan kepada Presiden terkait isu-isu yang menyangkut radikalisme. Budi mengatakan, sejauh ini ketahanan budaya di Jawa Tengah dan DIY termasuk cukup baik untuk menangkal isu-isu ancaman semacam ini.

“Namun, sejauh mana ancaman ini, itu menjadi tugas BIN, “ tandas Budi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seperti diberitakan, belakangan ini beredar informasi yang menyatakan bahwa kelompok yang diduga ISIS hendak menghancurkan berbagai proyek candi di Indonesia, utamanya Candi Borobudur. Ancaman itu disampaikan melalui akun Fanpage Facebook “We Are Islamic State”.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Sistem Hibah, Pemkab Tanah Bumbu Ajak Perusahaan Dongkrak Penghasilan Daerah

Lewat Sistem Hibah, Pemkab Tanah Bumbu Ajak Perusahaan Dongkrak Penghasilan Daerah

Regional
Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Regional
UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

Regional
Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.