Terlibat Korupsi Lagi, Eks Wali Kota Salatiga Divonis 1 Tahun Bui

Kompas.com - 19/08/2014, 16:40 WIB
Mantan Wali Kota Salatiga periode 2007-2011 John Manuel Manoppo, Selasa (23/4/2013) mendengarkan putusan yang dibacakan Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang, Jawa Tengah. Majelis hakim menjatuhkan hukuman selama 3,5 tahun penjara dan denda Rp 100 juta, atas keterlibatan Manoppo dalam kasus korupsi proyek pembangunan jalan lingkar Salatiga.

KOMPAS/AMANDA PUTRIMantan Wali Kota Salatiga periode 2007-2011 John Manuel Manoppo, Selasa (23/4/2013) mendengarkan putusan yang dibacakan Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang, Jawa Tengah. Majelis hakim menjatuhkan hukuman selama 3,5 tahun penjara dan denda Rp 100 juta, atas keterlibatan Manoppo dalam kasus korupsi proyek pembangunan jalan lingkar Salatiga.
|
EditorCaroline Damanik

SEMARANG, KOMPAS.com - Mantan Wali Kota Salatiga, Jawa Tengah, Jhon Manuel Manoppo, divonis satu tahun dan denda Rp 50 juta atau setara dengan dua bulan kurungan. Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang menyatakan yang bersangkutan secara sah meyakinkan melakukan korupsi secara bersama-sama dan berlanjut.

Hukuman ini lebih rendah enam bulan penjara dari tuntutan yang didakwakan. Dia sendiri didakwa telah turut serta melakukan korupsi tahun 2006-2008 berkaitan kasus korupsi pengelolaan dana Perusahaan Daerah Aneka Usaha (PDAU) Salatiga.

"Menghukum terdakwa oleh karenanya dengan pidana satu tahun penjara. Menjatuhkan denda Rp 50 juta atau setara dengan dua bulan kurungan," ujar hakim ketua Suyadi membacakan putusan hukum, Selasa (19/8/2014).

Dalam pertimbangannya, hukuman satu tahun tersebut telah mempertimbangkan banyak hal, antara lain terdakwa yang sudah berusia lanjut dan sopan dalam persidangan. Selain itu, terdakwa juga sudah berjasa mengabdikan diri menjadi walikota dan wakil walikota Salatiga serta telah mengembalikan uang hasil korupsi sebesar Rp 55 juta.

Terdakwa Jhon Manoppo, dinilai hakim, telah terbukti menyalahgunakan jabatan kekuasaan yang ada padanya sewaktu menjabat sebagai Wali kota Salatiga. Hakim menilai penyalahgunaan jabatan itu melanggar ketentuan dalam UU Pemerintahan Daerah.

"Terdakwa semestinya bisa mengarahkan dengan mudah dalam kedudukan sebagai pengawas dan penasehat di Perusda tersebut, sudah semestinya pengelolaan perusda diarahkan yang lebih baik, bukan sebaliknya," tambah hakim.

Hakim Suyadi tidak menerima pembelaan terdakwa soal uang korupsi yang dianggap sebagai uang pinjaman pribadi. Hakim tidak menerima karena terdakwa tak bisa membuktikan secara pribadi uang yang disebut pinjaman Rp 55 juta. Selain itu juga, uang pinjaman dikembalikan saat proses penyelidikan berjalan. Berdasar pertimbangan itulah, majelis hakim berkesimpulan menyatakan terdakwa bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana pasal 3 jo pasal 18 UU Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dan diganti menjadi UU Nomor 20 tahun 2001 jo pasal 55 ayat 1 ke-1, jo Pasal 64 (1) KUHP. Meski diputus bersalah, salah satu hakim anggota menyatakan Dissenting Opinion dan menyatakan terdakwa tidak secara sah dan meyakinkan melakukan korupsi. Atas putusan ini, Jhon Manoppo menyatakan menerima putusan. Sementara jaksa pada Kejari Salatiga masih enggan menentukan sikap atas putusan yang dijatuhkan. Pada perkara sebelumnya, Dia juga terbukti bersalah melakukan korupsi dalam proyek pembangunan Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga. Dia dihukum tiga tahun dan lima bulan pada Pengadilan tingkat pertama dan naik menjadi 8 tahun dalam putusan kasasi. Kini, dia ditambah hukuman lagi satu tahun. (K93-14)Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.