Kompas.com - 18/08/2014, 09:36 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto
KEFAMENANU, KOMPAS.com — Perayaan Hari Ulang Tahun Ke-69 RI di sejumlah kecamatan di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, diisi dengan permainan judi. Di Kecamatan Bikomi Tengah, Miomafo Barat, Insana, Insana Utara, Insana Tengah, dan Biboki Moenleu, misalnya, sejumlah penjudi memanfaatkan momen 17 Agustus untuk menggelar perjudian secara lebih besar.

Mereka mencari tempat yang sedikit tersembunyi, tetapi tidak jauh dari kantor kecamatan sebagai pusat perayaan 17 Agustus.

Ulu Besin Manehat, warga Kelurahan Ponu, Kecamatan Biboki Anleu, yang ditemui di kediamannya, Minggu (17/8/2014) kemarin, mengatakan, tahun ini di kecamatannya tidak ada judi sehingga dia bersama beberapa warganya pergi mencari permainan judi di Kaubele, Kecamatan Biboki Moenleu.

"Yang paling ramai permainan judinya itu di Kaubele karena para pemain judi berasal dari Mena, Ponu, bahkan dari Atambua, Kabupaten Belu. Taruhannya juga besar sehingga banyak warga yang main dan menonton," kata Manehat.

Jenis judi yang ditawarkan oleh bandar, kata Menehat, adalah kuru-kuru (lempar dadu) dan bola guling. Permainan judi itu digelar di belakang Kantor Camat Biboki Moenleu. "Kami main di tempat yang agak tertutup di belakang kantor camat. Kami sudah main sejak tanggal 14 Agustus 2014 lalu sampai sekarang, dan biasanya yang paling ramai itu di malam hari," kata Manehat.

Sementara itu, Feri, warga Kiupukan, Kecamatan Insana, mengaku, permainan judi kuru-kuru dan bola guling sudah digelar sejak 11 Agustus 2014 lalu, juga di belakang kantor camat.

"Di Kiupukan sudah main judi sejak minggu lalu di lapangan, belakang kantor camat. Banyak penjudi berbaur dengan warga bebas bermain sampai pagi. Mereka sempat berhenti sehari, yakni pada tanggal 15 Agustus, karena ada acara keagamaan di gereja Katolik, kemudian mereka bermain lagi sampai tadi malam," kata Feri.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Feri, para penjudi bebas bermain meskipun diketahui pegawai kecamatan maupun polisi. Judi di tempatnya, kata Feri, digelar setiap tahun dan sudah menjadi agenda rutin sehingga warga sudah memaklumi dan menganggapnya hal biasa.

Selain di tempatnya, Feri juga memantau penjudian jenis sabung ayam di Maubesi, Kecamatan Insana Tengah, yang menurut dia juga digelar tak jauh dari kantor camat. "Pokoknya hampir semua kecamatan di TTU, setiap peringatan 17 Agustus, pasti diselingi judi," kata Feri.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Regional
Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Regional
Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X