Kapal Wisata Tenggelam, 10 Turis Asing Hilang

Kompas.com - 17/08/2014, 19:26 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com - Sepuluh wisatawan mancanegara hilang setelah sebuah kapal yang membawa mereka dari Lombok ke Pulau Komodo karam akibat menabrak karang, Sabtu (16/8/2014).

Selain ke-10 wisatawan asing itu, lima warga negara Indonesia, yang terdiri dari awak kapal dan seorang pemandu wisata, juga hilang. Sepuluh 10 orang penumpang lainnya bisa diselamatkan.

Petugas SAR setempat, Budiawan, mengatakan WN asing yang selamat berasal dari Selandia Baru, Inggris, Spanyol, Belanda, Jerman dan Perancis. Sementara itu, kewarganegaraan wisatawan yang hilang belum diketahui.

"Sebuah kapal turis yang membawa 25 orang karam saat berlayar dari Pulau Lombok ke Pulau Komodo," kata Budiawan.

"Kami menyelamatkan 10 WNA sementara 10 warga asing lainnya serta 5 WNI masih belum ditemukan. Kami segera menggelar operasi pencarian setelah mendapat berita itu pagi tadi," papar Budiawan, Minggu sore.

Kapal itu tenggelam tidak jauh dari Bima. Menurut petugas SAR di Bima, Suryawan, kapal itu karam pada Sabtu pagi, namun beberapa penumpang baru bisa diselamatkan pada Sabtu malam.

"Kecelakaan itu terjadi ketika kapal itu menabrak karang dan tenggelam. Sejumlah nelayan berhasil menyelamatkan lima orang pada Sabtu malam, dan lima WNA lainnya diselamat oleh sebuah kapal layar," papar Suryawan.



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Penculikan Anak di Palembang, Didalangi Pecatan TNI, Gagal karena Viral di Medsos

Kronologi Penculikan Anak di Palembang, Didalangi Pecatan TNI, Gagal karena Viral di Medsos

Regional
Hendak Terbang dari Balikpapan ke Surabaya, Lion Air Mendadak Batal Terbang, Ini Masalahnya

Hendak Terbang dari Balikpapan ke Surabaya, Lion Air Mendadak Batal Terbang, Ini Masalahnya

Regional
Banjir Jakarta, Perjalanan Kereta dari Bandung-Jakarta dan Sebaliknya Dibatalkan

Banjir Jakarta, Perjalanan Kereta dari Bandung-Jakarta dan Sebaliknya Dibatalkan

Regional
Kapal Nelayan Tenggelam Tergulung Ombak, 1 Orang Selamat, 1 Lainnya Hilang

Kapal Nelayan Tenggelam Tergulung Ombak, 1 Orang Selamat, 1 Lainnya Hilang

Regional
Jadi Tersangka, 4 Petugas Forensik yang Mandikan Jenazah Wanita Tak Ditahan, Ini Alasannya

Jadi Tersangka, 4 Petugas Forensik yang Mandikan Jenazah Wanita Tak Ditahan, Ini Alasannya

Regional
Tambahan Kasus Positif Covid-19 di Kota Malang Menurun, Satgas Sebut Efek PPKM Mikro

Tambahan Kasus Positif Covid-19 di Kota Malang Menurun, Satgas Sebut Efek PPKM Mikro

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 21 Februari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 21 Februari 2021

Regional
Tercebur ke Sungai Bersama Strada Triton, Ferry Ditemukan Tewas 15 Kilometer dari Lokasi Jatuh

Tercebur ke Sungai Bersama Strada Triton, Ferry Ditemukan Tewas 15 Kilometer dari Lokasi Jatuh

Regional
Pelaku Penculik Anak di Palembang Ternyata Pecatan TNI, Ini Alasannya

Pelaku Penculik Anak di Palembang Ternyata Pecatan TNI, Ini Alasannya

Regional
Meninggal karena Covid-19, Perawat Erny Sempat ke Luar Kota Setelah Disuntik Vaksin

Meninggal karena Covid-19, Perawat Erny Sempat ke Luar Kota Setelah Disuntik Vaksin

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 21 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 21 Februari 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 21 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 21 Februari 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 21 Febuari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 21 Febuari 2021

Regional
Cerita dari Desa Miliarder di Kuningan, Kepala Desa: Setiap Hari, Ada 30 Motor Dibeli Warga Kami

Cerita dari Desa Miliarder di Kuningan, Kepala Desa: Setiap Hari, Ada 30 Motor Dibeli Warga Kami

Regional
Klaim PPKM Mikro Efektif, Khofifah: Sebelumnya Ada 210 RT Berstatus Zona Merah, Sekarang Nihil

Klaim PPKM Mikro Efektif, Khofifah: Sebelumnya Ada 210 RT Berstatus Zona Merah, Sekarang Nihil

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X