Kompas.com - 14/08/2014, 17:02 WIB
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Kamis (19/6/2014) malam, menanggapi aksi yang menolak pembangunan pabrik Semen di Rembang. Ganjar minta agar warga yang tak setuju dengan Amdal pabrik itu mengajukan gugatan lewat Pengadilan Tata Usaha Negara. KOMPAS.com/NAZAR NURDINGubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Kamis (19/6/2014) malam, menanggapi aksi yang menolak pembangunan pabrik Semen di Rembang. Ganjar minta agar warga yang tak setuju dengan Amdal pabrik itu mengajukan gugatan lewat Pengadilan Tata Usaha Negara.
|
EditorGlori K. Wadrianto
SEMARANG, KOMPAS.com — Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tak pernah menyangka ada sedikitnya 17 orang narapidana yang telah lama menunggunya di depan pintu gerbang Lembaga Pemasyarakatan Kedungpane, Semarang, ketika dia masuk pada pukul 11.00 WIB.

Sebanyak 17 orang itu menunggu bukan untuk menyerang, melainkan hendak menyambut orang nomor satu di Jawa Tengah itu dengan menenteng kendang dan rebana. Ketika Ganjar masuk, kendang dan rebana itu dipukul secara serentak diselingi alunan lagu-lagu religius.

Mereka kompak menyambut Ganjar dengan memukul alat musik itu secara runtut dan bergantian. Ketika Ganjar berjalan masuk, mereka masih menguntitnya di belakang hingga berhenti di ruang acara untuk memberikan remisi. Penyambutan ini adalah bentuk ekspresi kegembiraan narapidana karena diberi potongan hukuman.

Bagi napi, mendapat remisi merupakan hadiah yang teramat berharga. Pemberian remisi itu menjadi angin segar untuk mempercepat proses pembebasan setelah menjalani proses pemidanaan. "Bagi saya, remisi ini sangat bermanfaat. Tinggal beberapa lagi nanti bisa keluar. Doakan saja biar cepat keluar," kata salah satu narapidana yang tidak mau menyebutkan namanya.

Proses penyambutan terhadap Ganjar dan para tamu sendiri tidak berhenti sampai di situ. Para narapidana yang berada di dalam lapas telah mengeksplorasi hasil kegiatannya dalam bentuk kerajinan tangan, lukisan, kuliner, hingga pameran alat-alat elektronik. Ganjar pun terlihat takjub.

Dia sempat mencoba kerajinan sepatu yang dibuat oleh warga binaan dengan mencoba memakai sepatu. "Dulu, saya pernah dikasih, tapi kekecilan. Ini luar biasa. Jika ini dibeli semua, dan semua staf disuruh memakai sepatu hasil lapas, itu sangat luar biasa," kata Ganjar di Lapas Kedungpane, Semarang, Kamis (14/8/2014).

Mantan Wakil Ketua Komisi II DPR RI ini pun tak pernah sungkan mencoba berjalan dengan sepatu yang dipajang di pameran itu. Dia terlihat berjalan dan berlenggak-lenggok. Selain kerajinan sepatu, hasil karya yang ditampilkan berupa pameran lukisan, kaligrafi dengan cat kayu, kerajian kapal pinisi, sandal, tas, kuliner, dan berbagai hasil karya lainnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Perwakilan lapas, Hartoyo, mengatakan, produk pameran yang ditampilkan harganya masih di bawah rata-rata harga pasaran. Pameran tersebut merupakan pameran hasil karya narapidana di berbagai daerah di Jawa Tengah.

"Semua harga di sini lebih murah dari harga pasaran. Ada juga hasil karya anak lapas yang bisa membuat lampu traffic light hanya 12 watt, beda jauh dengan biasanya 75 watt," ujar Hartoyo.

Pada akhir pameran itu, Ganjar terkesan dan membuat pesan khusus. Dia menuliskan beberapa kalimat untuk memotivasi para narapidana untuk terus berkreativitas. Isinya, "Ada banyak cara Tuhan-Gusti Allah mengingatkan kita. Tidak perlu kecil hati. Di sini pun kebaikan, kreativitas, inovasi bisa dibangun. Tetap menjadi manusia Indonesia. Seutuhnya. Ditandatangani, Ganjar Pranowo, 14/8".

Seusai melihat itu, Ganjar berkomentar. "Di sini, muncul inovasi yang sangat menarik, kulinernya sangat 'makanable'. Sangat bisa dijual," ujar dia.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.