Kompas.com - 08/08/2014, 20:16 WIB
Pembuatan biopori di Kota Probolinggo, Jawa Timur, memecahkan rekor MURI dengan peserta terbanyak 15.000 peserta. Ahmad FaisolPembuatan biopori di Kota Probolinggo, Jawa Timur, memecahkan rekor MURI dengan peserta terbanyak 15.000 peserta.
|
EditorGlori K. Wadrianto
PROBOLINGO, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Probolinggo, Jawa Timur, memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) dengan melakukan pembuatan lubang resapan biopori yang diikuti 15.000 peserta di seluruh kelurahan, Jumat (8/8/2014).

Masyarakat, PNS dan karyawan swasta menjadi peserta dalam kegiatan tersebut. Pemecahan rekor MURI berpusat di  TPA Bestari, Jalan Anggrek, Probolinggo. Kegiatan itu diikuti Menteri Lingkungan Hidup Balthasar Kambuaya beserta rombongan, Wali Kota Rukmini, dan sejumlah pejabat, serta perwakilan pihak swasta.

Baik Menteri, Wali kota, dan para pejabat juga ikut membuat lubang biopori. Balthasar Kambuaya mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai upaya menjaga lingkungan. Biopori berfungsi mempertahankan keberadaan air bersih sebagai resapan air.

"Ini kegiatan yang sangat baik. Kementerian Lingkungan Hidup punya tujuan agar banyak kota/kabupaten bersih, asri dan nyaman. Kota Probolinggo banyak mendapatkan penghargaan di bidang lingkungan, Adipura Kencana, TPA Bestari dapat penghargaan nasional sebagai TPA terbaik, dan adiwiyata mandiri," kata Kambuaya.

Kambuaya menambahkan, tahun depan setiap daerah harus mempunyai TPA untuk dinilai dalam meraih Adipura. Hal ini agar kualitas lingkungan dan kebersihan kota menjadi lebih baik. "Kami perintahkan agar daerah-daerah lain berkunjung ke Kota Probolinggo untuk melihat TPA bestari sebagai rujukan," imbuh dia.

Ditanya wartawan bagaimana kiat Kota Probolinggo sukses di bidang lingkungan, Wali Kota Rukmini menegaskan, pentingnya membangun komitmen antara pemkot dan masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan.

"Kalo pemkot tidak melibatkan masyarakat dalam program, maka programnya enggak akan jalan. Dengan melibatkan masyarakat, tingkat kesadarannya semakin meninggi. Sedangkan untuk kunjungan ke TPA Bestari, pemda-pemda lain tiap tahun berkunjung ke TPA Bestari ini yang sedang diperluas karena sudah overload," kata dia.

Kepala BLH Budi Krisyanto menjelaskan, pembuatan lubang biopori itu dimaksudkan salah satunya untuk mengurangi genangan akibat banjir, karena sejumlah titik di Kota Probolinggo selalu menjadi langganan banjir.

Biopori juga penting karena di tengah pesatnya pembangunan di Kota Probolinggo, akan mengurangi stok air bersih. Biopori bisa menjaga volume ketersediaan air bersih. "Pembuatan biopori ini merupakan bagian dari Gerakan Aksi Untuk Lingkungan (GAUL) dan menggalakan Gerakan Masyarakat Sadar Lingkungan (Gemas Darling).

"15.000 peserta pembuat lubang biopori secara serentak tersebar di RT-RT, RW di kelurahan yang berpotensi terkena banjir. Aksi ini juga merupakan antisipasi dampak perubahan iklim," tukas dia.

Manajer MURI Sri Wijayati usai menyerahkan piagam pemecahan rekor MURI kepada Pemkot menuturkan, pembuatan biopori berhasil memecahkan rekor dengan peserta terbanyak, mengalahkan kegiatan serupa di daerah lain. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X