Kompas.com - 08/08/2014, 15:11 WIB
Patung enam presiden Indonesia dibuat di Bantul. KOMPAS.com/Wijaya KusumaPatung enam presiden Indonesia dibuat di Bantul.
|
EditorCaroline Damanik

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Yusman, lulusan Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta 1994, dipercaya oleh Kementerian Pendidikan dan Budaya untuk membuat patung enam presiden Indonesia. Enam patung pemimpin yang dibuat mulai era Soekarno sampai dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu nantinya akan dipasang di Istana Negara Bogor.

"Ada enam patung presiden yang kita buat. Waktu yang diberikan memang sempit. Ini sementara yang pakai fiber nanti 3-4 bulan setelah launching kemudian kita kasih yang perunggu," ujar Yusman, Jumat (8/8/2014).

Yusman mengungkapkan, enam patung berbahan perunggu yang dipesan mulai dikerjakan sejak dua bulan lalu. Targetnya, semua patung akan selesai akhir bulan Agustus ini.

"Ini sudah memasuki tahap finishing. Hanya masih menunggu pihak keluarga presiden yang akan mengecek kembali apakah sudah sesuai dengan sosok yang diinginkan. Kita masih menunggu keluarga Soekarno kita tunggu Ibu Mega," ucapnya.

Enam patung presiden dikerjakan sesuai dengan karakter dan ciri khas masing-masing. Contohnya, seperti Presiden Soekarno yang setiap berpidato sembari mengacungkan lengan serta jarinya.

Ada pula Presiden Soeharto yang selama memimpin bangsa Indonesia terkenal dengan senyumannya. Karakter Presiden Soeharto makin tua makin ganteng.

Presiden Gus Dur karakternya terkenal kocak tapi berbobot. Patung dibuat saat Presiden Gus Dur melambaikan tangan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Patung Presiden Megawati saat mengepalkan tangan sembari bilang merdeka," tuturnya.

Bagi seniman yang memiliki studio patung di studio patung di Tegal Senggotan 53, Tirtonirmolo, Kasihan Bantul, itu,  patung tidak hanya sekedar mirip dengan tokoh tertentu. Patung harus bisa memunculkan karakter tokoh yang dibuat sehingga dengan melihat sekilas saja bisa langsung mengenalinya.

Oleh karena itu, selama proses pembuatan Yusman mencoba mencari tahu dari berbagai sumber termasuk buku sejarah dan menemui beberapa orang dengan tujuan mendalami serta mengetahui karakter sang tokoh.

"Patung Presiden Soeharto bisa dikatakan lebih mudah karena beberapa tahun lalu pernah membuatnya," tegasnya.

Sesuai pesanan, tinggi patung 1,5 kali manusia. Jadi jika tinggi manusia 160 cm maka akan ditambah 80 cm sehingga 240 cm.

"Kesulitan menjadi tantangan tersendiri, namun senang bisa dipercaya membuat patung orang yang pernah memimpin bangsa ini. Kalau sudah jadi semoga masyarakat bisa puas melihat hasilnya," pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X