Kompas.com - 06/08/2014, 18:29 WIB
|
EditorCaroline Damanik
SEMARANG, KOMPAS.com – Pengadilan Negeri Semarang menjatuhkan pidana dua tahun dan enam bulan penjara kepada bos Koperasi Titian Rizki Utama Semarang, Sri Rejeki. Majelis hakim yakin bahwa terdakwa Sri Rejeki telah terbukti bersalah melakukan tindak pidana penipuan terhadap ratusan dana nasabah.

“Menghukum terdakwa dengan pidana penjara dua tahun dan enam bulan. Memerintahkan terdakwa agar tetap dalam masa tahanan,” kata hakim ketua, I Gede Komang Adhinata, membacakan amar putusan, Rabu (6/8/2014).

Hakim sebagaimana jaksa berhasil membuktikan bahwa Sri Rejeki telah menghimpun dana dari masyarakat sejak tahun 2011 hingga mencapai Rp 1,4 Miliar. Tiap dana yang dikumpulkan menjadi sebuah modal dan akan diberikan keuntungan sebesar 18 persen dari modal dasar.

Pada modusnya dalam menghimpun dana, Sri menjanjikan imbalan keuntungan akan dibayarkan dalam tempo tiga bulan. Pada awal pelaksanaan, kegiatan Sri berlangsung lancar. Belakangan, setelah penanam modal terus berdatangan, pembayaran justru tersendat, dan sebagian tidak terlaksana dengan baik.

Selain itu, para pemodal juga kesulitan mengambil modal awal yang telah ditanamkan. Menurut hakim, Sri Rejeki telah terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan telah melanggar Pasal 372 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Putusan tersebut lebih rendah dari tuntutan Jaksa pada Kejari Semarang yang menuntut pidana tiga tahun dan sepuluj bulan. Atas putusan ini, terdakwa pasrah. Ia menerima segala keputusan hakim. Meski menerima, kuasa hukum terdakwa, Windy Aryadewi mengatakan putusan ini belum final. Pihaknya mengaku masih akan pikir-pikir.

"Kalau nanti tiba-tiba klien saya berubah pikiran, itu masih bisa," ujarnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.