Kompas.com - 05/08/2014, 17:34 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto
SEMARANG, KOMPAS.com — Kepolisian Resor Kota Besar Kota Semarang tengah berupaya mengurangi dan mencegah ikrar terhadap Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS) agar tak terjadi di Kota Semarang.

Salah satunya ialah dengan membatasi ruang gerak para pembesuk narapidana terorisme yang berkunjung di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IA Kedungpane, Semarang. "Kami telah antisipasi, jangan sampai ada ikrar mendukung ISIS di Kota Semarang ini. Pemerintah juga sudah menyatakan kalau ISIS dilarang di Indonesia. Kalau ada ikrar, akan kami hentikan," ujar Kepala Polrestabes Semarang Komisaris Besar Djihartono di Lapas Semarang, Selasa (5/8/2014).

Di lapas, jumlah narapidana terorisme berjumlah 19 orang. Narapidana terorisme yang ditahan berasal dari berbagai wilayah di Indonesia yang sudah terbukti melakukan tindak terorisme. Menurut Kepala Polres, persinggungan antara narapidana terorisme dengan para pembesuk bisa dimungkinkan terjadi ikrar.

Sebab, sudah ada beberapa kejadian di lapas yang sudah mengikrarkan diri mendukung ISIS. Karena hal itulah, dia berupaya melakukan pengawasan dengan menempatkan sejumlah petugas.

Polisi pun melakukan pemeriksaan secara ketat barang bawaan seluruh pembesuk agar tidak kecolongan. " Sebanyak 36 orang pembesuk narapidana terorisme sudah meninggalkan lapas pada pukul 12.00 WIB, tepat saat jam berkunjung selesai," ujar Kepala Pengamanan Lapas Kedungpane, Maliki.

Salah seorang pembesuk yang enggan disebutkan namanya mengaku heran dengan penjagaan ketat oleh petugas. Menurut dia, kedatangannya bersama rombongan ke lapas murni untuk membesuk dan bersilaturahim.

"Kami silaturahim saja. Saya heran kok bisa dijaga seketat ini. Ini untuk apa? Soal ISIS, secara 'khilafah' kami mendukung, tapi sama sekali kami bukan ISIS, kami beda pemikiran," ujar dia.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Regional
Program 'Jangkar', Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Program "Jangkar", Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Regional
Tanggapi Hasil Pemeriksaan BPK, Wagub Jabar: Insya Allah Akan Saya Sampaikan kepada Pimpinan

Tanggapi Hasil Pemeriksaan BPK, Wagub Jabar: Insya Allah Akan Saya Sampaikan kepada Pimpinan

Regional
Lewat Teman Bus Trans Metro Pasundan, Wagub Jabar Ajak Masyarakat Naik Transportasi Umum

Lewat Teman Bus Trans Metro Pasundan, Wagub Jabar Ajak Masyarakat Naik Transportasi Umum

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.