Pelaku Curanmor yang Menyamar Jadi Dokter Dihajar Massa

Kompas.com - 05/08/2014, 09:28 WIB
Ilustrasi pencurian ShutterstockIlustrasi pencurian
|
EditorCaroline Damanik

JEMBER, KOMPAS.com - Seorang residivis pelaku pencurian bermotor, Dedy Pri Arbiansyah (40), warga Kota Kulon, Bondowoso Jawa Timur, babak belur dihajar massa, di depan rumah sakit paru-paru Jember. Dia kepergok melakukan aksi pencurian motor milik Syaiful Warja, karyawan rumah sakit setempat.

“Jadi pelaku ini menyaru sebagai tenaga medis, kemudian langsung mengambil motor milik korban di parkiran rumah sakit dengan menggunakan kunci T,” ujar Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Jember, Ajun Komisaris Polisi Sunarto, Selasa (5/8/2014).

Peristiwa itu bermula saat pelaku yang berangkat dari Bondowoso menggunakan angkutan umum, kemudian langsung menuju rumah sakit. Layaknya seorang tenaga medis, pelaku berpenampilan seperti dokter dengan menggunakan stetoskop.

“Awalnya tidak kecurigaan dari pengunjung rumah sakit. Aksi pelaku baru diketahui setelah kepergok langsung pemilik kendaraan, dan langsung diteriaki maling. Karena gugup, akhirnya pelaku jatuh di depan rumah sakit, dan langsung dihakimi massa,” ungkap Sunarto.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, yakni kendaraan bermotor milik korban, kemudian kunci T, peralatan medis yang digunakan pelaku untuk menyamar, serta satu buah palu yang dibawa pelaku.

“Pelaku sudah kami amankan, dan kini sedang menjalami pemeriksaan lebih lanjut di mapolres. Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku pernah tertangkap dengan kasus yang sama yakni pencurian kendaraan bermotor,” pungkas dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Orangtua Mahasiswa di Wuhan: Jujur Pengen Dia Cepat Pulang, tapi Kita Tak Boleh Egois

Orangtua Mahasiswa di Wuhan: Jujur Pengen Dia Cepat Pulang, tapi Kita Tak Boleh Egois

Regional
Cegah Penyebaran Virus Corona, Suhu Tubuh Penumpang di Stasiun Purwokerto Diperiksa

Cegah Penyebaran Virus Corona, Suhu Tubuh Penumpang di Stasiun Purwokerto Diperiksa

Regional
RSUP M Djamil Padang Siap Tangani Pasien Pengidap Virus Corona

RSUP M Djamil Padang Siap Tangani Pasien Pengidap Virus Corona

Regional
Kota Padang Kekurangan 40.000 Blangko E-KTP

Kota Padang Kekurangan 40.000 Blangko E-KTP

Regional
Rumah Warga Terkena Longsor, Sungai Ini Dibelokkan Alirannya

Rumah Warga Terkena Longsor, Sungai Ini Dibelokkan Alirannya

Regional
Siswi Ditemukan Tewas di Gorong-Gorong Sekolahnya, Kepsek: Pintar dan Ceria di Kelas

Siswi Ditemukan Tewas di Gorong-Gorong Sekolahnya, Kepsek: Pintar dan Ceria di Kelas

Regional
Ini Pengakuan Pria Paruh Baya yang Culik Siswi SD Selama 4 Tahun hingga Pulang dalam Keadaan Hamil

Ini Pengakuan Pria Paruh Baya yang Culik Siswi SD Selama 4 Tahun hingga Pulang dalam Keadaan Hamil

Regional
Viral Bakal Calon Bupati Kendal Marah-marah ke Satpol PP Saat Baliho Bergambar Dirinya Dicopot

Viral Bakal Calon Bupati Kendal Marah-marah ke Satpol PP Saat Baliho Bergambar Dirinya Dicopot

Regional
5 Mahasiswa Aceh dari China Tiba di Jakarta

5 Mahasiswa Aceh dari China Tiba di Jakarta

Regional
10 Mahasiswa Unesa Dikabarkan Akan Segera Dipulangkan ke Indonesia

10 Mahasiswa Unesa Dikabarkan Akan Segera Dipulangkan ke Indonesia

Regional
Ini Cara Pemprov Jatim Raih Predikat A dari SAKIP 6 Kali Berturut-turut

Ini Cara Pemprov Jatim Raih Predikat A dari SAKIP 6 Kali Berturut-turut

Regional
Masih 1.123 Kampung di Papua dan Papua Barat Belum Berlistrik, Ini Strategi PLN

Masih 1.123 Kampung di Papua dan Papua Barat Belum Berlistrik, Ini Strategi PLN

Regional
Warga Salatiga yang Pernah Kunjungi Wuhan Memeriksakan Diri ke Rumah Sakit

Warga Salatiga yang Pernah Kunjungi Wuhan Memeriksakan Diri ke Rumah Sakit

Regional
King Kobra Sepanjang 5 Meter Gigit Kening, Pawang Ular Tewas Dua Jam Usai Atraksi

King Kobra Sepanjang 5 Meter Gigit Kening, Pawang Ular Tewas Dua Jam Usai Atraksi

Regional
RSUP HAM Medan: 1 Pasien Suspek Virus Corona Dinyatakan Negatif

RSUP HAM Medan: 1 Pasien Suspek Virus Corona Dinyatakan Negatif

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X