Pascabentrok, Kondisi Pulau Seram Mulai Kondusif, Brimob Berjaga-jaga

Kompas.com - 04/08/2014, 17:41 WIB
Korban bentrok warga di Desa Iha dan Luhu, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) Maluku, dievakuasi ke Rumah Sakit Alfatah Ambon, Senin (4/8/2014). Kebanyakan korban menderita luka panah, tembakan senjata api. KOMPAS.com/ RAHMAN PATTYKorban bentrok warga di Desa Iha dan Luhu, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) Maluku, dievakuasi ke Rumah Sakit Alfatah Ambon, Senin (4/8/2014). Kebanyakan korban menderita luka panah, tembakan senjata api.
|
EditorCaroline Damanik

AMBON, KOMPAS.com - Sebanyak satu pleton personel Brimob dari Polres Seram Bagian Barat (SBB), Maluku, dikerahkan ke perbatasan Desa Iha dan Desa Luhu untuk meredam adanya bentrokan antara kedua desa tersebut. Personel Brimob juga dikerahkan untuk mengantisipasi adanya bentrokan susulan antara kedua warga yang kembali bertikai pada Senin (4/8/2014).

“Saat ini kondisi kedua desa sudah berangsur kondusif. Dan saat ini juga sudah ada 1 pleton personel Brimob yang dikerahkan ke lokasi bentrokan untuk mengantisipasi situasi di dua desa itu,” ungkap Kabd Humas Polda Maluku, AKBP Hassanudin Mukadar, Senin sore.

Dia mengatakan, Polda Maluku sendiri telah menyiagakan personilnya dari kompi cadangan untuk diterjunkan ke dua desa tersebut.

”Dari Polda Maluku juga telah disiagakan personel dari kompi cadangan untuk diberangkatkan ke sana jika situasinya mendesak,” kata Hassanudin.

Terkait bentrokan itu, Kapolres Seram Bagian Barat yang berulang kali dikonfirmasi soal adanya insiden itu tidak berhasil dihubungi, sedangkan Kapolsek Huamual, Iptu Muhammad Ollong yang dihubungi dari Ambon mengatakan kondisi kedua desa mulai berangsur redah dan dikuasai aparat keamanan.

“Saat ini sudah mulai kondusif, personel brimob juga sudah berada di sini. Sabar dulu, kita masih berada di TKP,” katanya.

Selain personel brimob, aparat TNI dari Koramil Piru juga diterjunkan ke lokasi bentrokan untuk melerai pertikaian antar kedua desa tersebut. bentrokan antara kedua desa ini mengakibatkan 47 warga luka, dan 6 warga meninggal dunia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X