Kompas.com - 04/08/2014, 11:46 WIB
Aris, Pemudik asal Purwodadi, sedang sibuk mengerjakan tugas laporan akhir dan awal bulan yang harus segera dikirimkan ke kantornya. Ia bersama kerluarganya terjebak macet 10 KM di tengah Tol Palikanci hingga Senin (4/8/2014) pagi. KOMPAS.com/Mohamad Syahri RomdhonAris, Pemudik asal Purwodadi, sedang sibuk mengerjakan tugas laporan akhir dan awal bulan yang harus segera dikirimkan ke kantornya. Ia bersama kerluarganya terjebak macet 10 KM di tengah Tol Palikanci hingga Senin (4/8/2014) pagi.
|
EditorCaroline Damanik

KOMPAS.com, CIREBON
– Meski Lebaran Idul Fitri dan perkiraan puncak arus balik sudah lewat, namun kemacetan panjang masih terjadi di beberapa ruas jalan. Di ruas Tol Palimanan-Kanci, Cirebon, Jawa Barat, kemacetan panjang mengular hingga sekitar 10 kilometer, Senin (4/8/2014) pagi.

Kemacetan panjang sudah terjadi sejak Minggu siang hingga Senin pagi. Akibatnya, tak sedikit pemudik yang terpaksa bermalam di dalam tol Palikanci. Mereka menepi dan menggunakan mobil untuk beristirahat lantaran terlalu lelah menunggu macet yang parah.

Kemacetan parah ini juga merusak jadwal tiba pemudik yang telah diperkirakan sebelumnya. Mereka yang seharusnya sudah kembali berkerja di kantor masing-masing terpaksa masih berjuang keras di tengah jalan. Bahkan, ada yang terpaksa menepi di tengah tol untuk dan mengerjakan tugas laporan karena sudah deadline.

“Ini lagi bikin laporan akhir bulan kemarin dan rancangan bulan ini, Mas. Kalau tetap ikut macet, entah jam berapa saya sampai kantor di Jakarta. Daripada kena sanksi, ya sudahlah,” kata Aris yang sedang sibuk mengerjakan tugas kantor di dalam mobil dengan laptopnya.

Pria yang bertugas sebagai administrasi di sebuah perusahaan itu mengaku harus mengirim laporan yang telah dibuatnya via email ke kantor sebelum jam 12.00 WIB. Pasalnya, setelah halal bihalal, tim kerjanya di kantor sudah harus bekerj kembali dengan menggunakan laporan akhir dan awal bulan yang dibuat Aris.

“Yang penting, tugas dulu selesai, baru kami lanjutkan perjalanan. Meski macet, tapi setidaknya saya sudah lega, tidak ditunggu, dan semoga tidak kena sanksi,” pungkas pria yang sebelumnya mudik ke Purwodadi tersebut.

Berdasarakan pantauan, kemacetan parah di tol Palikanci ini terjadi di sekitar KM 217, Kecamatan Weru hingga pintu keluar tol Tegal Karang yang berada di sekitar KM 207.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Regional
Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Regional
Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Regional
Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.