Kompas.com - 27/07/2014, 22:38 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto
PAMEKASAN, KOMPAS.com - Tarif angkutan umum untuk semua jurusan di Madura, mengalami kenaikan hingga tiga kali lipat dari hari-hari biasanya. Kenaikan tersebut sangat dirasakan warga sejak Minggu (27/7/2014).

Isnaini, warga Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan mengatakan, tarif angkutan biasanya untuk jurusan Pamekasan-Sampang hanya Rp 5.000. Tetapi mulai tadi pagi, langsung naik menjadi Rp 15 ribu. "Saya heran karena kenaikan sangat drastis dari hari-hari biasanya," kata Isnaini.

Isnaini menjelaskan, pemilik angkutan umum enggan mengangkut penumpang bagi yang tidak mau membayar sesuai tarif. Bahkan, antara pemilik angkutan dengan penumpang, masih terlibat tawar-menawar sebelum menaikkan penumpang.

"Saya tawar Rp 10 ribu tidak mau keneknya. Akhirnya terpaksa naik meskipun ongkosnya meningkat tiga kali lipat," imbuhnya.

Sama halnya dengan angkutan umum jurusan Bangkalan-Pamekasan. Dua hari menjelang lebaran Idul Fitri, tarifnya masih normal yakni Rp 12 ribu. Namun, sejak Minggu pagi sudah naik menjadi Rp 30 ribu dari pelabuhan Kamal-Pamekasan.

"Kenaikannya sangat luar biasa jika dibanding hari-hari biasa," kata Heriyanto, warga Socah, Bangkalan yang mudik ke Pamekasan.

Kepala Bidang Perhubungan Darat, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Pamekasan, Aziz Jamil, saat dikonfirmasi mengatakan, tidak bisa menegur angkutan umum yang menaikkan tarif angkutan. Sebab tidak ada aturan yang mengikat.

"Mereka tidak pakai tiket layaknya angkutan umum lainnya dan tidak diatur secara khusus. Sehingga aturannya hanya kesepakatan antara supir dan penumpang," kata Aziz.

Namun, menurut Aziz, seharusnya asosiasi angkutan umum menegur supir yang menaikkan tarif melebihi batas sampai tiga kali lipat.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X