Kompas.com - 26/07/2014, 16:18 WIB
Kemacetan di jalur utama Pantura, Cirebon, Jawa Barat, juga disebabkan antrean kendaraan yang melakukan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). KOMPAS.com/Mohamad Syahri RomdhonKemacetan di jalur utama Pantura, Cirebon, Jawa Barat, juga disebabkan antrean kendaraan yang melakukan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
|
EditorCaroline Damanik

CIREBON, KOMPAS.com – Selain akibat pasar tumpah, kemacetan di jalur utama Pantura, Cirebon, Jawa Barat, pula disebabkan antrean kendaraan yang melakukan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Antrean kendaraan-kendaraan ini mengular hingga bahu jalur Pantura.
 
Di depan SPBU, Kecamatan Arjawinangun , Kabupaten Cirebon , sejumlah kendaraan roda empat, memberhentikan mobilnya di bahu jalur utama Pantura, tepat di pintu masuk SPBU, lantaran antrian pengisian BBM cukup panjang.
 
Akibatnya, arus mudik, yang sedang mengalami lonjakan volume, terganggu dan terhambat, bahkan hingga tejadi kemacetan bebera kali. Para pemudik perlu menurunkan kecepatan agar terhindar dari kecelakaan.
 
Antian pengisian BBM yang panjang hingga mencapai pantura pun dikeluhkan para pemudik. Mereka harus menunggu berjam-jam mendapat giliran. “Saya sudah menunggu satu jam lebih untuk mendapat giliran mengisi bensin,” kata Ari usai mengisi bensin, Sabtu, (26/07/2014).
 
Ia bersama rombongan keluarganya akan menuju kampung halamannya di Purwokerto. Ari sempat mengeluhkan perjalanan mudik yang sering kali menjumpai macet di Jalur utama Pantura khususnya Cikampek, dan beberapa pasar tumpah, termasuk Pasar Tumpah, Pasar Sandang Terbesar, Pasar Tegal Gubuk, Cirebon.
 
Salah satu petugas SPBU Arjawinangun, Abdul Syarif, mengakui, antrian pengisian BBM sudah terjadi sejak pukul 02.00 Sabtu dini hari. Ia “kwalahan”, permintaan BBM meningkat hingga melebihi enam kali lipat, hingga mengakibatkan antrian cukup panjang.

“Padahal kami membukan 3 pintu dengan 6 sisi pengisian, tapi tetap saja mengantri. Kami akan terus berkoordinasi dengan Pusat , agar tidak terlambat mengisi. Kami tidak membatasi para pengisian para pemudik, hanya saja, kami melarang pengisian menggunakan drigen,” tegas Syarif.

SPBU Arjawinangun merupakan tempat pengisian yang ditemui setelah Kabupaten Indramayu , dan akan memasuki pintu Tol Tegal Karang.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
TIPS, TRIK, DAN TUTORIAL
Catat! 5 Makanan Ini Tidak Boleh Disimpan dalam Kulkas, Apa Saja?
Catat! 5 Makanan Ini Tidak Boleh...
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebiasaan Baru Ganjar, Bagikan Beras dan Sembako Saat Kunjungan ke Luar Kota

Kebiasaan Baru Ganjar, Bagikan Beras dan Sembako Saat Kunjungan ke Luar Kota

Regional
Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Regional
Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Regional
11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

Regional
Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Regional
Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X