Pemudik Pakai Bus Tujuan Pekalongan Kaget Hanya Akan Diturunkan di Pemalang

Kompas.com - 21/07/2014, 01:47 WIB
Dampak amblasnya oprit Jembatan di Pantura Comal, Pemalang, Jawa Tengah, Petugas Satlantas Polres Tegal Kota mengarahkan kendaraan dari arah Jakarta menuju ke Jalur Selatan via Slawi, Bumiayu dan Purwokerto. Gambar diambil pada Jumat (18/7/2014). KOMPAS.com/Ari Himawan SaronoDampak amblasnya oprit Jembatan di Pantura Comal, Pemalang, Jawa Tengah, Petugas Satlantas Polres Tegal Kota mengarahkan kendaraan dari arah Jakarta menuju ke Jalur Selatan via Slawi, Bumiayu dan Purwokerto. Gambar diambil pada Jumat (18/7/2014).
|
EditorPalupi Annisa Auliani
JAKARTA, KOMPAS.com - Para pemudik tujuan Pekalongan, Jawa Tengah, yang menumpang bus dari terminal Bayangan Tongkol, Tanjung Priok, Jakarta Utara, mengaku terkejut lantaran kebijakan perusahaan otobus yang akan menurunkan mereka di Gandulan, Pemalang, Jawa Tengah. Ambrolnya jembatan Comal di Pemalang, jadi alasan lokasi turun penumpang ini.

"Soalnya (Jembatan Comal) sudah tidak bisa dilewati, jadi kami turunkan di Gandulan. Nantinya mereka tinggal nyambung aja pake ojek atau angkot," ujar Rudi (37), kondektur bus Deddy Jaya, soal kebijakan menurunkan penumpang di Gandulan, saat ditemui di Jalan Tongkol, Minggu (20/7/2014).

Keluhan disampaikan antara lain oleh Wartini (37), pemudik tujuan Comal. "Kalau jembatan tidak bisa dilewati berarti lewat jalur selatan bisa sampai 3 jam lebih, mana bawa barang bawaan banyak sekali ini," keluh dia.

Seffy, penumpang lain, mengeluhkan hal yang sama. Dia mengaku kerepotan karena harus menyambung angkutan untuk bisa sampai ke Pekalongan. "(Namun), mau bagaimana lagi, namanya juga bencana, tapi kenapa pas lagi mudik Lebaran ya?" tanyanya.

Meskipun tidak diturunkan sampai tempat tujuan para pemudik tetap dikenai tarif bus ekonomi AC sebesar Rp 95.000 dari tarif bus biasanya Rp 60.000. Jembatan Comal ambles pada Jumat (18/7/2014) dini hari dan sejak saat itu tak bisa dilintasi sama sekali. Sebelumnya jembatan sudah ambles sedalam 20 sentimeter tetapi masih bisa dilintasi.

Dengan amblesnya jembatan Comal, lalu lintas diarahkan ke jalur selatan jalan ini. Jalur alternatif yang hanya bisa dilalui dari arah Jakarta yaitu melewati Ujung Gede ke arah selatan melewati Mapolsek Bodeh dan di pertigaan mengambil arah kiri. Sementara itu, dari arah Pekalongan di pertigaan Comal Blandong, pengendara bisa mengambil arah selatan sampai Mapolsek Bodeh, lalu mengambil arah kanan dan mengikuti petunjuk arah Jakarta.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.