20.000 Pedagang Jamu Tinggalkan Jabodetabek

Kompas.com - 20/07/2014, 19:31 WIB
Ilustrasi: Suasana mudik bersama pedagang jamu di PRJ Kemayoran, Jakarta, Selasa (15/9/2009).  KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMOIlustrasi: Suasana mudik bersama pedagang jamu di PRJ Kemayoran, Jakarta, Selasa (15/9/2009).
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com - Mulai besok, Senin (21/7/2014), sekitar 20.000 pedagang jamu dan keluarganya meninggalkan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) untuk mudik gratis ke daerah masing-masing. Adalah PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk yang memfasilitasi perhelatan itu. "Ini adalah penyelenggaraan yang ke-25 sejak 1991,"kata Direktur Utama Sido Muncul Irwan Hidayat, hari ini.

Pemberangkatan para pemudik berpusat di kawasan parkir Jakarta Fair, Kemayoran. Namun, secara serentak, pemberangkatan juga berlangsung di Bogor, Tangerang, Balaraja, dan Cibinong. Armada 310 bus akan mengantarkan para pemudik ke tujuh kota tujuan yakni Cirebon, Kuningan, Tegal, Banjarnegara, Solo, Wonogiri, dan Yogyakarta.

Irwan Hidayat menuturkan awalnya mudik gratis hanya untuk para pedagang jamu berikut keluarganya. Namun begitu, perusahaan yang sejak 2013 lalu mencatatkan diri di Bursa Efek Indonesia (BEI) itu memunyai Divisi Food sebagai unit terbaru pada 2004. "Maka dari itu, mudik gratis juga menyertakan para pedagang asongan yang menjual produk-produk divisi itu beserta keluarganya,"kata Irwan Hidayat.

Catatan emiten BEI berkode SIDO menunjukkan selama 25 tahun, Sido Muncul sudah memulangkan 300.000 orang ke kampung halaman untuk bersilaturahim selama Lebaran. Sementara, pada periode 1991-2002, Sido Muncul sudah mengantarkan 126.500 pemudik. Prestasi ini mendapat ganjaran penghargaan dua menteri waktu itu, Agum Gumelar (Menteri Perhubungan) dan Jacob Nuwa Wea (Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi). Pemerintah menilai Sido Muncul cukup banyak membantu pemerintah menanggulangi masalah mudik setiap menyambut Lebaran.

Sementara itu, pada perhelatan mudik yang ke-19 pada 2008, Wakil Presiden Jusuf Kalla, waktu itu, ikut melepas para pemudik. "Biasanya, cuma menteri yang melepas acara ini,"tutur Irwan Hidayat.

TRIBUNNEWS/HERUDIN Direktur Utama PT Sido Muncul, Irwan Hidayat.

Lebih lanjut, Irwan Hidayat menambahkan, para pedagang jamu dan pedagang asongan adalah ujung tombak bagi pemasaran produk. "Karena merekalah, perusahaan bisa go public seperti sekarang ini," puji Irwan Hidayat.

Rencananya, Menakertrans Muhaimin Iskandar, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Agum Gumelar, Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono, Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Kapolda Metro Jaya) Inspektur Jenderal Polisi Dwi Priyatno, dan Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan Roy Alexander Sparinga, dan Irwan Hidayat akan melepas secara resmi para pemudik tersebut.
 

Baca tentang
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Bandel Bakar Lahan untuk Pertanian, 5 Hektar Lahan di Gunungsitoli Ludes

Warga Bandel Bakar Lahan untuk Pertanian, 5 Hektar Lahan di Gunungsitoli Ludes

Regional
Wanita Pemandu Karaoke Ditemukan Tewas di Kamar Kos, Wajah Terbekap Selimut

Wanita Pemandu Karaoke Ditemukan Tewas di Kamar Kos, Wajah Terbekap Selimut

Regional
Sudah Uji Pembebanan, Alun-alun Surabaya Segera Dilalui Kendaraan

Sudah Uji Pembebanan, Alun-alun Surabaya Segera Dilalui Kendaraan

Regional
Kabur Saat Akan Hadapi Sidang Putusan, Serli Diminta Menyerahkan Diri.

Kabur Saat Akan Hadapi Sidang Putusan, Serli Diminta Menyerahkan Diri.

Regional
Bunadin Batal Umrah Sekeluarga, Padahal Sudah Berangkatkan Ibu dari Probolinggo ke Makassar

Bunadin Batal Umrah Sekeluarga, Padahal Sudah Berangkatkan Ibu dari Probolinggo ke Makassar

Regional
Hampir Menangis, Yusrinda dan 52 Orang Rombongan Keluarganya Gagal Umrah Gara-gara Corona

Hampir Menangis, Yusrinda dan 52 Orang Rombongan Keluarganya Gagal Umrah Gara-gara Corona

Regional
Penyelundupan 1.085 Liter Sopi yang Ditutupi Tumpukan Pisang Digagalkan di Bima

Penyelundupan 1.085 Liter Sopi yang Ditutupi Tumpukan Pisang Digagalkan di Bima

Regional
Banjir di 5 Desa Jatinangor, Jalur Sumedang-Bandung Lumpuh, Ribuan Rumah Terendam

Banjir di 5 Desa Jatinangor, Jalur Sumedang-Bandung Lumpuh, Ribuan Rumah Terendam

Regional
Viral Video Pria Tiba-tiba Datang ke Kompleks Pertamina Lalu Masturbasi

Viral Video Pria Tiba-tiba Datang ke Kompleks Pertamina Lalu Masturbasi

Regional
Tergiur Harga Mobil Murah, Sejumlah Orang Jadi Korban Penipuan di Jombang

Tergiur Harga Mobil Murah, Sejumlah Orang Jadi Korban Penipuan di Jombang

Regional
Cerita 35 Jemaah Umrah Asal Palembang, Pesawatnya Sempat Ditolak Mendarat di Jeddah

Cerita 35 Jemaah Umrah Asal Palembang, Pesawatnya Sempat Ditolak Mendarat di Jeddah

Regional
Usai Bentrok TNI-Polri, Pangdam Bukit Barisan Perintahkan Anggotanya Perbaiki Mapolsek yang Rusak

Usai Bentrok TNI-Polri, Pangdam Bukit Barisan Perintahkan Anggotanya Perbaiki Mapolsek yang Rusak

Regional
PNS di Maluku Diminta Tak Gunakan Wadah Plastik Sekali Pakai

PNS di Maluku Diminta Tak Gunakan Wadah Plastik Sekali Pakai

Regional
Arab Saudi Setop Umrah, 1.685 Jemaah Dipulangkan ke Tanah Air

Arab Saudi Setop Umrah, 1.685 Jemaah Dipulangkan ke Tanah Air

Regional
Ilham Habibie: Dampak Corona, Indonesia Diprediksi Kebanjiran Barang China

Ilham Habibie: Dampak Corona, Indonesia Diprediksi Kebanjiran Barang China

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X