Kompas.com - 18/07/2014, 17:08 WIB
Keponakan Charles menunjukkan foto Charles bersama dua anaknya di Belanda. KOMPAS.com/Achmad Faizal Keponakan Charles menunjukkan foto Charles bersama dua anaknya di Belanda.
|
EditorGlori K. Wadrianto
SURABAYA, KOMPAS.com — Salah satu korban tewas Malaysia Airlines MH17, Charles Tamtelahitu (63), Jumat (18/7/2014), gagal menghadiri pemakaman ibunya, Agustin Hermelina Lekatompessy, di Surabaya.

Charles juga gagal bertemu keluarga besarnya yang sudah menunggunya di Surabaya sejak dua hari lalu. Charles sedianya pergi ke Indonesia dengan dua anaknya dari Belanda. Namun, karena ramainya intensitas penumpang penerbangan ke Indonesia, akhirnya dua anaknya itu batal ikut menghadiri pemakaman neneknya. (baca juga: Abang Dirut Humpuss Ikut Terbang di #MH17).

"Semula Pak Charles tidak kebagian kursi penerbangan, yang mencarikan satu kursi ya adiknya (Theo Lekatompessy) karena Pak Theo memiliki banyak jaringan di dunia usaha penerbangan," kata Sekretaris PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk, Daryono, saat menghadiri kebaktian untuk Agustin Hermelina Lekatompessy di Persemayaman Adijasa, Surabaya.

Agustin Hermelina Lekatompessy meninggal pada usianya yang ke-80 di Surabaya, 16 Juli lalu. Hingga Jumat (18/7/2014) siang, jenazah disemayamkan di Adijasa Surabaya dan akan dimakamkan di kompleks pemakaman Kembang Kuning, Surabaya.

Charles sudah puluhan tahun berada di Belanda, tepatnya sejak perang kemerdekaan RI berkecamuk di Indonesia. "Dia jarang pulang ke Indonesia, paling hanya setahun sekali saat keluarga merayakan Natal," kata Theo Lekatompessy.

Charles adalah salah satu penumpang pesawat Malaysia Airlines berkode penerbangan MH17 yang jatuh di wilayah Donetsk, Ukraina, pada Kamis (17/7/2014) sore waktu setempat. Pesawat Boeing 777 itu diduga diserang oleh milisi pro-Rusia di Ukraina.

Semua penumpang dan awak yang ada dalam pesawat itu tewas.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Operasi Pasar di Salatiga, Jateng, Airlangga Hartarto Disambut Histeris Emak-emak

Operasi Pasar di Salatiga, Jateng, Airlangga Hartarto Disambut Histeris Emak-emak

Regional
Golkar Gelar Baksos di Salatiga, Jateng, Warga: Kami Sekarang Kenal Pak Airlangga

Golkar Gelar Baksos di Salatiga, Jateng, Warga: Kami Sekarang Kenal Pak Airlangga

Regional
Jan Ethes Raih Medali Emas Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Solo

Jan Ethes Raih Medali Emas Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Solo

Regional
Kuatkan Program Ketahanan Pangan, Dompet Dhuafa Hadirkan 'Sentra Padi Subang'

Kuatkan Program Ketahanan Pangan, Dompet Dhuafa Hadirkan "Sentra Padi Subang"

Regional
Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Regional
Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.