Partisipasi Pemilih 53,9 Persen, Jokowi-Kalla Dapat 58,3 Persen Suara Sah di Jayapura

Kompas.com - 17/07/2014, 01:55 WIB
Calon presiden nomor urut 2, Joko Widodo mengunjungi kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Banten di Kota Serang, Banten, Rabu (16/7/2014). Menurut hasil hitung cepat Kompas pada Pemilu Presiden 2014, pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo - Jusuf Kalla unggul dengan perolehan suara 52,34 persen. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMOCalon presiden nomor urut 2, Joko Widodo mengunjungi kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Banten di Kota Serang, Banten, Rabu (16/7/2014). Menurut hasil hitung cepat Kompas pada Pemilu Presiden 2014, pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo - Jusuf Kalla unggul dengan perolehan suara 52,34 persen.
|
EditorPalupi Annisa Auliani
JAYAPURA, KOMPAS.com — Pasangan calon presiden-wakil presiden nomor urut dua, Joko Widodo-Jusuf Kalla mengungguli pasangan calon presiden-wakil presiden nomor urut satu, Prabowo Subianto–Hatta Rajasa, dengan meraup 58,3 persen suara sah di lima distrik di Kota Jayapura, Papua.

Di wilayah ini terdapat 307.843 warga yang masuk daftar pemilih tetap. Partisipasi pemilih di wilayah ini hanya 53,9 persen dari total warga yang tercantum dalam DPT. Dari total suara sah dari lima distrik di Kota Jayapura sebanyak 166.000, pasangan Prabowo Hatta meraih 69.220 suara, sedangkan pasangan Jokowi-JK meraih 96.780 suara.

Hasil perolehan suara Pemilu Presiden 2014 di Kota Jayapura didapat dari rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Kota Jayapura di Hotel Le Premiere, Entrop, Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Rabu (16/7/2014) siang.

Ketua KPU Kota Jayapura Yeremias Numberi yang ditemui di sela sidang pleno rekapitulasi mengatakan, rekapitulasi sudah berjalan mulus sekalipun petugas Panitia Pemilihan tingkat Distrik (PPD) Distrik Heram masih melakukan kesalahan pengisian form rekapitulasi PPD.

“Ada pembenaran pengisian form, tetapi tidak berdampak pada perubahan perolehan suara pasangan calon presiden,” ujar Yeremias.

Dari total lima distrik di Kota Jayapura, pasangan Jokowi-JK menang di empat distrik, yaitu di Distrik Abepura, Distrik Jayapura Utara, Distrik Jayapura Selatan, dan Distrik Heram. Adapun pasangan Prabowo-Hatta menang di Distrik Muara Tami, yang wilayahnya berbatasan dengan Papua Niugini.

Rapat ini dihadiri pula oleh para anggota musyawarah pemimpin daerah dengan pengawalan 100 polisi dari Polresta Jayapura. Saksi dari pasangan Prabowo-Hatta dua kali menyampaikan keluhan tentang pengusiran saksi di tempat pemungutan suara di Distrik Heram dan Distrik Jayapura Selatan.

Saat dikonfrontasi, Panwaslu Distrik Heram mengaku tak pernah mendapat pengaduan dari tingkat TPS. Adapun untuk kasus pengusiran saksi calon nomor urut satu di salah satu TPS di Entrop, Distrik Jayapura Selatan, disebutkan akibat keterlambatan datang ke TPS.

Partisipasi pemilih

Yeremias mengakui partisipasi pemilih dalam Pemilu Presiden 2014 ini turun drastis dibandingkan Pemilu Legislatif 2014. "Pada pemilihan anggota legislatif April lalu, partisipasi warga masih sekitar 80 persen dan sekarang turun drastis jadi 53 persen," ujar dia.

Menurut Yeremias, ada dua faktor yang diduga menjadi penyebab turunnya partisipasi warga dalam pemilu presiden di kota ini. Pertama, sebut dia, masyarakat lebih tertarik mengikuti pertandingan Piala Dunia 2014. Kedua, lanjut dia, kurangnya kedekatan psikologis antara para calon dengan masyarakat setempat.

“Berbeda dengan pelaksanaan pemilihan legislatif, di mana calon legislatif turun hingga ke kampung-kampung melakukan sosialisasi dan kampanye sehingga masyarakat tertarik. Sementara pada pilpres, kampanye hanya berlangsung sekali,” ungkap Yeremias.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X