TKI Nurhasanah Depresi di Makau

Kompas.com - 15/07/2014, 09:36 WIB

JEMBER, KOMPAS.com — Seorang tenaga kerja Indonesia asal Jember, Jawa Timur, bernama Nurhasanah (37) mengalami depresi di Makau. Korban yang pernah dirawat di Rumah Sakit Medis Santeng ini harus dilarikan ke rumah sakit jiwa di Makau.

Representasi Indonesia Pembela Buruh Migran Jawa Timur Moch Cholili kepada Kompas di Jember, Minggu (13/7), mengaku, pihaknya mendapat pemberitahuan ada tenaga kerja Indonesia (TKI) yang depresi dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Hongkong.

Sampai sekarang korban masih dirawat di rumah sakit jiwa di Makau. ”Kami semula minta supaya korban sakit jiwa itu segera dipulangkan. KJRI juga sudah bersiap mengurus pemulangan itu, kami siap membantu di sini. Hanya saja, sampai saat ini kami belum menemukan keluarganya di Jember,” kata Moch Cholili.

Moch Cholili mengatakan, pihaknya sudah menghubungi nomor kontak yang diberi dari Makau. Hanya saja setelah dihubungi, nomor itu ternyata milik saudara ipar yang ada di Lumajang.

”Mereka tidak tahu kondisi keluarga korban di Jember karena memang jarang berkomunikasi sampai saat ini,” kata Moch Cholili.

Pembantu

Nurhasanah saat depresi bekerja sebagai pembantu rumah tangga di rumah majikannya, Whong Pan Ieng, di Makau. Sebelumnya, korban bekerja sebagai pembantu rumah tangga juga di Hongkong kemudian pindah ke Makau.

Agen penyalur tenaga kerja di Makau sudah diketahui bernama Paklik, tetapi Representasi Indonesia Pembela Buruh Migran kesulitan menelusuri agen penyalur tenaga kerja di Hongkong. ”Jika ini diketahui, pasti agen penyalur di Indonesia akan diketahui,” kata Cholili.

Hingga kini pihaknya mengaku kesulitan menghubungi keluarga Nurhasanah di Jember.

”Kami hanya punya identitas berupa paspor yang berlaku, yakni AR 910856, diterbitkan kantor Imigrasi Jember. Paspor lama ketika masih bekerja di Hongkong No AN 262052 dan disebutkan kelahiran Jember,” kata Moch Cholili. (SIR)

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber hhhhhhhhhh
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rabu Pagi, Kualitas Udara Sumbar Masuk Level Tidak Sehat

Rabu Pagi, Kualitas Udara Sumbar Masuk Level Tidak Sehat

Regional
Kronologi Pembunuhan 'Debt Collector' yang Tubuhnya Terpisah dari Kepala

Kronologi Pembunuhan "Debt Collector" yang Tubuhnya Terpisah dari Kepala

Regional
183 Warganya Keracunan Makanan, Bupati TTS Tetapkan Status Kejadian Luar Biasa

183 Warganya Keracunan Makanan, Bupati TTS Tetapkan Status Kejadian Luar Biasa

Regional
Siswi SMP yang Dicabuli Guru Les Vokal Pintar Sembunyikan Kehamilan hingga 8 Bulan

Siswi SMP yang Dicabuli Guru Les Vokal Pintar Sembunyikan Kehamilan hingga 8 Bulan

Regional
Virus Flu Burung Merebak di Tegal, 150 Unggas Mati Mendadak

Virus Flu Burung Merebak di Tegal, 150 Unggas Mati Mendadak

Regional
Kasus Pembunuhan 'Debt Collector': Kepala Korban Ditemukan Terpisah dari Tubuhnya

Kasus Pembunuhan "Debt Collector": Kepala Korban Ditemukan Terpisah dari Tubuhnya

Regional
4 Fakta Suami Bakar Istri di Surabaya, Terlibat Cekcok hingga Kabur Bawa Motor Pemilik Kos

4 Fakta Suami Bakar Istri di Surabaya, Terlibat Cekcok hingga Kabur Bawa Motor Pemilik Kos

Regional
Terduga Teroris AK dari Sukoharjo Dikenal Jarang Bergaul dan Tertutup

Terduga Teroris AK dari Sukoharjo Dikenal Jarang Bergaul dan Tertutup

Regional
Lurah Way Halim: Nenek Nurhasanah Tidak Terlibat Terorisme

Lurah Way Halim: Nenek Nurhasanah Tidak Terlibat Terorisme

Regional
Menyoal Gibran Maju Pilkada Solo, Bukan Pilihan PDI-P Solo hingga Anjuran Ganjar

Menyoal Gibran Maju Pilkada Solo, Bukan Pilihan PDI-P Solo hingga Anjuran Ganjar

Regional
Nekat Keluyuran Saat Jam Kerja, 14 ASN Kena Razia

Nekat Keluyuran Saat Jam Kerja, 14 ASN Kena Razia

Regional
Susahnya Hidup Nenek Paulina: Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot, Jual Kelapa untuk Beli Beras

Susahnya Hidup Nenek Paulina: Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot, Jual Kelapa untuk Beli Beras

Regional
Fakta Baru Remaja Dicabuli Ayah Tirinya, Ditetapkan Tersangka hingga Polisi Dalami Keterlibatan Ibu Kandungnya

Fakta Baru Remaja Dicabuli Ayah Tirinya, Ditetapkan Tersangka hingga Polisi Dalami Keterlibatan Ibu Kandungnya

Regional
Cuaca Buruk, 'Water Bombing' Kebakaran Hutan Gunung Arjuno-Welirang Batal

Cuaca Buruk, "Water Bombing" Kebakaran Hutan Gunung Arjuno-Welirang Batal

Regional
Upaya Penyelundupan 16.000 Ekor Bibit Lobster Digagalkan, 1 Pelaku Buron

Upaya Penyelundupan 16.000 Ekor Bibit Lobster Digagalkan, 1 Pelaku Buron

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X